Oleh : Andi Amitya Resty Dwiyanti, Dosen
PERNAH membayangkan sebuah legenda kuno bisa “berbicara” langsung kepadamu? Akhir Juli 2026 ini, bersiaplah untuk merasakan sensasi literasi yang sama sekali baru!
Andi Amitya Resty Dwiyanti, atau yang akrab disapa Mitya, bersiap merilis karya super inovatif bertajuk Audio Visual Book – Suara dari Kedalaman Goa Mampu: Legenda Sijello To Mampu. Lupakan sejenak buku sejarah atau teks cerita rakyat yang kaku. Lewat karya ini, Mitya menyulap tradisi lisan Bugis menjadi sebuah pengalaman interaktif yang seru. Karya ini memadukan bahasa yang komunikatif, ilustrasi visual yang memanjakan mata, foto-foto eksotis kawasan karst, hingga elemen voice over (rekaman suara) yang sinematik. Hasilnya? Pembaca tidak sekadar membaca teks, tapi bisa langsung mendengar suara penutur cerita—seolah-olah sedang diajak menelusuri gelap dan magisnya rongga Goa Mampu secara langsung! “Anak muda sekarang butuh cara yang fresh untuk bisa relate dengan budayanya sendiri,” seru Mitya sang penggagas. “Lewat format audio visual book ini, aku ingin legenda Sijello To Mampu—yang penuh dengan kisah kutukan, batu-batu magis, dan pesan moral leluhur—nggak cuma dibaca sambil lalu, tapi benar-benar dirasakan vibes-nya.” Lahir dari riset lapangan yang mendalam dan didukung penuh oleh program Fasilitasi Pemajuan Kebudayaan 2026, mahakarya ini dirancang khusus untuk memikat para pelajar SMP, SMA, mahasiswa, hingga komunitas kreatif. Ini bukan cuma soal menjaga tradisi agar tidak punah, tapi juga upaya Mitya untuk menaikkan level local pride (kebanggaan lokal) masyarakat Bone terhadap warisan budayanya. Jadi, siapkan gawai dan earphone kamu! Audio Visual Book “Suara dari Kedalaman Goa Mampu” siap mengudara secara online pada akhir Juli ini. Penasaran dengan misteri Sijello To Mampu? Jangan sampai ketinggalan perilisannya!










