Tim PKM-PM UNIM Bone Melakukan Pelatihan Pembuatan produk Thehalyyu Etno-Hair SPA berupa Tonik Rambut dan Sampo pada Kelompok Kerja IV Desa Ponre-Ponre

oleh -58 x dibaca

LIBURENG, TRIBUNBONEONLIBE.COM–Kembali mencatatkan prestasi gemilang, mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UNIM) Bone berhasil meraih pendanaan untuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdian kepada Masyarakat. Keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen mahasiswa dalam berkontribusi aktif untuk memberikan dampak positif dan solusi bagi masyarakat melalui inovasi dan pengabdian yang nyata.

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdian kepada Masyarakat ini memiliki tujuan untuk melestarikan lingkungan khususnya di Desa Ponre-Ponre dengan mengangkat potensi lokal dan taanaman lokal, yaitu “Ekstrak herbal tanaman lokal sebagai Surfaktan Alami Etno-Hair Spa Rumahan Melalui Pemberdayaan Kelompok Kerja IV Desa Ponre-Ponre”.

BACA JUGA:  Penyaluran BLT DD 2023 di Desa Barebbo Selesai dengan Baik

Mahasiswa Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdian kepada Masyarakat ini beranggotakan 3 orang yang diketuai oleh Wiwi Damayanti bersama dengan Ayunita (Anggota 1) dan Susiana Ahmad (Anggota 2). Kelolosan pendanaan PKM-PM ini tidak lepas dari bimbingan dosen pendamping, yaitu Andi Srimularahma S.Pd.,M.Pd.

Tim PKM-PM melaksanakan pelatihan pembuatan produk thehalyyu etno-hair spa berupa tonik rambut dan sampo pada kelompok kerja IV desa Ponre-Ponre. Kegiatan pelatihan yang dilakukan di salah rumah mitra dapat berjalan dengan lancar dan mitra sangat sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini.

BACA JUGA:  Wellulang Gelar Pesta Rakyat

“Dengan adanya pelatihan pembuatan tonik rambut dan sampo herbal, masyarakat mampu tonik rambut dan sampo herbal membuat sendiri dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan seperti tanaman lokal dan limbah yang sangat terjangkau serta mampu mengurangi limbah yang ada pada masyarakat, sehingga masyarakat Desa Ponre-Ponre dapat menimalisir penggunaan perawatan rambut dari bahan kimia,” ungkap Hasriani salah satu perwakilan mitra POKJA IV desa Ponre-Ponre.

Selain itu ketua tim juga mengungkapkan bahwa dengan diadakannya pelatihan pembuatan tonik rambut dan sampo serta lulur, mitra menjadi mampu menghasilkan produk perawatan rambut bermutu tinggi secara mandiri, berkontribusi pada peningkatan produktivitas masyarakat dan berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui praktik daur ulang bahan organik serta tanaman lokal yang menjadikan Desa Sehat dan Sejahtera.

BACA JUGA:  Tim PKM-PM UNIM Bone Melakukan Pelatihan Pembuatan Pupuk Bokashi dari Limbah Organik Ternak Sapi Kombinasi Arang Sekam dan Dedak Padi pada Kelompok Karang Taruna Desa Tappale

“Program PKM-PM ini sangat membantu Kelompok Kerja IV Desa Ponre-Ponre maupun masyarakat setempat dalam mengembangkan potensi yang ada di Desa Ponre-Ponre, dengan memanfaatkan tanaman lokal seperti daun jambu biji, daun kembang sepatu dan ampas kelapa serta limbah ampas kelapa,” tulis Wiwi Damayanti selaku ketua tim tim PKM-PM, Kamis, 05/10/2023. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.