Kepala perpustakaan Mattirodeceng menjadi pemateri dalam Pertemuan Pembelajaran Sebaya Peer Learning Meeting (PLM) Sulsel

oleh -58 x dibaca

BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispus-Arsip) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar kegiatan Pertemuan Pembelajaran Sebaya (Peer Learning Meeting) melalui Kelas Berbagi Praktik Baik bagi pengelola perpustakaan desa dan kelurahan penerima manfaat Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS), Selasa (20/10/2026).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pengelola perpustakaan desa dan kelurahan untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik baik dalam mengembangkan layanan perpustakaan yang inovatif, inklusif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Prof. Dr. Muhammad Jufri, M.Si., M.Psi., Psikolog, selaku Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan.

Pertemuan tersebut menghadirkan tiga narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang perpustakaan serta pengembangan layanan berbasis inklusi sosial.

BACA JUGA:  Panitia Matangkan Persiapan Muscab X FKPPI Bone, Tegaskan Sinergi dan Semangat Kebersamaan

Ketiga narasumber tersebut yakni Moh. Hasan, S.H., M.H., Pustama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan; Henggar Tri Wijayanto, S.T., Pranata Komputer Ahli Pertama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia; serta A. Simpurusia, S.I.Pust., KepalaPerpustakaan Mattirodeceng Desa Watu Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone.

Melalui pemaparan materi dan sesi berbagi pengalaman, para peserta diharapkan memperoleh wawasan baru mengenai pengelolaan perpustakaan, pengembangan inovasi layanan, serta strategi pelaksanaan program yang mampu meningkatkan literasi dan pemberdayaan masyarakat.

Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial merupakan salah satu upaya untuk menjadikan perpustakaan tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai pusat kegiatan belajar, pengembangan keterampilan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:  Kapolres Bone Sigap Bantu Masyarakat Yang Alami Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Raya

Karena itu, penguatan kapasitas pengelola perpustakaan menjadi langkah penting untuk memastikan layanan yang diberikan semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Selain meningkatkan kompetensi pengelola, kegiatan Peer Learning Meeting ini diharapkan mampu memperkuat jejaring dan kolaborasi antarpengelola perpustakaan. Dengan demikian, praktik baik yang telah berhasil diterapkan di suatu wilayah dapat menjadi inspirasi dan direplikasi oleh perpustakaan lain.

Kepala Perpustakaan Mattirodeceng, A. Simpurusia, S.I.Pust., mengatakan bahwa kegiatan pembelajaran sebaya menjadi kesempatan bagi pengelola perpustakaan untuk saling bertukar pengalaman dan memperoleh inspirasi dalam mengembangkan layanan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Satlantas Polres Bone Patroli Sambil Berbagi Makanan di Jumat Berkah

Melalui kegiatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong terwujudnya perpustakaan desa dan kelurahan yang aktif, kreatif, serta berdaya guna sebagai pusat literasi dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan semangat berbagi dan belajar bersama, perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat membaca dan meminjam buku, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya pengetahuan, keterampilan, kreativitas, dan kemandirian masyarakat.

Pada akhirnya, penguatan perpustakaan berbasis inklusi sosial diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pengetahuan sekaligus membuka peluang untuk meningkatkan kualitas hidup melalui berbagai kegiatan literasi dan pemberdayaan. (Tamzil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.