Mahasiswa UNIM Bone Ubah Limbah Daun Bambu dan Air Kelapa Tua Jadi Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan

oleh -38 x dibaca

BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UNIM) Bone melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik cair berbasis limbah daun bambu kering dan air kelapa tua melalui program inovasi KO-STIMULATOR di Desa Balle, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi produk bernilai guna serta mendukung penerapan pertanian ramah lingkungan.

Melalui kegiatan pelatihan ini, masyarakat mitra diberikan pemahaman mengenai manfaat limbah daun bambu kering dan air kelapa tua sebagai bahan dasar pembuatan pupuk organik cair. Selain penyampaian materi, peserta juga mendapatkan praktik langsung mulai dari proses persiapan bahan, pencampuran bahan organik, fermentasi, hingga teknik penggunaan pupuk pada tanaman.

BACA JUGA:  Cabdisdik Wilayah III Bone Tingkatkan Kompetensi Pengelola Keuangan Sekolah Lewat Bimtek Terpadu

Ketua tim kegiatan Mutiara Chesa Putri menjelaskan bahwa inovasi KO-STIMULATOR hadir sebagai solusi dalam mengurangi permasalahan limbah organik yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Daun bambu kering yang biasanya hanya dibakar atau dibiarkan menumpuk dapat diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat bagi sektor pertanian.

“Melalui KO-STIMULATOR, kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa limbah organik memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pupuk yang ramah lingkungan dan memiliki nilai ekonomi,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat melalui tiga tahapan utama, yaitu Sipakatau (penyuluhan), Sipakalebbi (pelatihan dan demonstrasi), serta Sipakainge (pendampingan). Pendekatan tersebut dilakukan agar masyarakat tidak hanya memahami proses pembuatan pupuk, tetapi juga mampu menerapkan dan mengembangkan produk secara mandiri.

BACA JUGA:  Anugrah Fila Delvia, Bintang Bersinar dari Palakka, Juara I Bintang Disdik Kids Festival

Masyarakat Desa Balle menyambut positif kegiatan tersebut karena memberikan wawasan baru mengenai pengelolaan limbah dan alternatif penggunaan pupuk organik untuk tanaman. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan masyarakat mampu memanfaatkan potensi lokal secara berkelanjutan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

Inovasi KO-STIMULATOR menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa UNIM Bone dalam mendukung pertanian berkelanjutan melalui pemanfaatan sumber daya lokal dan penguatan ekonomi masyarakat berbasis lingkungan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.