WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Sebanyak 380 calon jamaah haji (CJH) Kloter 33 UPG Kabupaten Bone resmi dilepas menuju Tanah Suci dalam suasana haru dan khidmat di Masjid Agung Al-Markaz Al-Ma’arif Watampone dan Kecamatan Bengo, Rabu malam (13/5/2026) pukul 23.00 Wita.
Pelepasan jamaah dilakukan oleh Kabag Kesra Setda Bone, H. Nursalam, disaksikan keluarga dan kerabat yang turut mengantar keberangkatan para tamu Allah SWT tersebut.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bone, H. Muhammad Rafi, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah jamaah Kloter 33 UPG Bone mencapai 380 orang, terdiri atas 115 laki-laki dan 265 perempuan. Dari jumlah tersebut, tujuh orang masuk kategori prioritas lansia.
“Pelepasan di Masjid Agung diikuti 256 jamaah, terdiri dari 79 laki-laki dan 177 perempuan. Sementara di Kecamatan Bengo sebanyak 117 jamaah, terdiri atas 35 laki-laki dan 82 perempuan. Adapun tujuh jamaah lainnya menunggu di Makassar,” ujar Muhammad Rafi.
Ia juga menyebutkan susunan petugas kloter, yakni Ketua Kloter Taufiq Raden, Pembimbing Ibadah Hayuddin, dokter Muh. Syahrial, perawat Surya, serta petugas TPHD/TKHD Ali Yahtas dan Hasniati Hasanuddin.
Jamaah termuda dalam kloter ini adalah Aidil Tegar Saputra berusia 21 tahun yang berangkat melalui pelimpahan porsi orang tuanya. Sementara jamaah tertua tercatat atas nama Masita Marola Baco, warga Watang Palakka, yang berusia 93 tahun.
Muhammad Rafi berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.
“Saat ini jamaah haji yang telah diberangkatkan sementara menjalankan ibadah di Tanah Suci Arab Saudi. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kelancaran, dan meraih haji mabrur,” katanya.
Dalam sambutannya, H. Nursalam mengingatkan jamaah agar menjaga kesabaran dan kondisi fisik selama menjalankan rangkaian ibadah haji, terutama saat wukuf di Arafah dan mabit di Mina yang membutuhkan stamina prima.
“Perjalanan haji membutuhkan kesabaran karena jutaan orang berkumpul di satu tempat. Jaga kesehatan dan manfaatkan kesempatan beribadah ini sebaik mungkin,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan jamaah agar tidak terlena dengan aktivitas di luar esensi ibadah.
“Kita ditakdirkan Allah SWT beribadah di Mekkah. Gunakan kesempatan ini untuk memperbanyak ibadah dan jangan sampai lebih sibuk berbelanja dibanding memperkuat spiritualitas,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KBIHU Hijir Ismail, H. Sulaeman Alimin, yang juga menjadi pembimbing ibadah di Mekkah, meminta jamaah tetap memedomani manasik haji yang telah dipelajari selama masa pembinaan.
Diketahui, KBIHU Hijir Ismail memberangkatkan sekitar 200 jamaah, sedangkan KBIHU Annur sebanyak 182 jamaah.
Ketua Kloter UPG 33 Makassar, Taufiq Raden, menjelaskan bahwa, jamaah dijadwalkan terbang langsung menuju Jeddah sebelum melanjutkan perjalanan ke Mekkah pada 15 Mei 2026.
Menurutnya, berbagai persiapan telah dilakukan, mulai dari manasik haji, pembinaan di Asrama Haji Sudiang Makassar, hingga penguatan tugas ketua rombongan (Karom) dan ketua regu (Karu).

“Lansia menjadi perhatian utama karena memiliki risiko kesehatan lebih tinggi. Karena itu seluruh tim kloter disiapkan untuk memberikan pendampingan maksimal,” jelasnya.
Kloter 33 UPG Bone diberangkatkan menggunakan 15 unit bus serta dua unit truk pengangkut barang menuju embarkasi Makassar.
Keberangkatan ratusan jamaah ini menjadi momentum spiritual yang penuh harapan, sekaligus doa bersama agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan para jamaah kembali ke Bone dengan selamat serta membawa predikat haji mabrur. (Sugi)







