Kesbangpol Bone Perkuat Pembinaan Karakter, 70 Calon Paskibraka Resmi Jalani Diklat

oleh -39 x dibaca

BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Semangat nasionalisme dan jiwa kepemimpinan mulai ditempa sejak dini di Stadion Lapatau Matannatikka, Kamis (30/7/2026), sebanyak 70 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bone resmi memulai perjalanan mereka melalui Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paskibraka Tahun 2026.

Pembukaan diklat dilakukan secara resmi oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., sebagai tanda dimulainya proses pembinaan bagi putra-putri terbaik daerah yang akan mengemban tugas kehormatan pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bone beserta seluruh jajaran, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bone, para pelatih dari unsur TNI dan Polri, para pendamping dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI) serta Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI). Hadir pula Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Badan Kesbangpol Kabupaten Bone, Syahid, S.E.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bone, Drs. A. Gunadil Ukra, M.M., menjelaskan bahwa sebanyak 70 calon anggota Paskibraka yang mengikuti diklat merupakan hasil seleksi dari 443 peserta yang mendaftar pada proses rekrutmen tahun 2026.

“Peserta yang mengikuti pendidikan dan pelatihan ini berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SMA, SMK, MAN hingga pondok pesantren yang tersebar di seluruh Kabupaten Bone. Mereka telah melalui tahapan seleksi yang ketat sehingga terpilih sebagai calon anggota Paskibraka Kabupaten Bone Tahun 2026,” ujarnya.

Ke-70 peserta tersebut akan menjalani serangkaian pendidikan yang tidak hanya mengasah kemampuan baris-berbaris, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, serta semangat kebangsaan. Seluruh materi pelatihan akan dipandu oleh pelatih profesional dari unsur TNI dan Polri dengan dukungan para pendamping dari PPI dan DPPI.

BACA JUGA:  IAIN Bone dan Kodim 1407 Bersinergi Cetak ASN Berkarakter Kebangsaan

Bagi para calon Paskibraka, diklat ini menjadi awal dari sebuah pengabdian. Mereka membawa harapan sekolah, keluarga, dan daerah untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan penuh kehormatan pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia mendatang.

Melalui pembinaan yang terarah dan berkesinambungan, Pemerintah Kabupaten Bone terus menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki integritas, semangat persatuan, serta kecintaan yang mendalam terhadap bangsa dan negara.

Dalam laporannya disampaikan bahwa tahapan pembentukan Paskibraka diawali dengan proses pendaftaran secara nasional melalui Aplikasi Transparansi Paskibraka yang dikelola oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Masa pendaftaran berlangsung hingga 16 Maret 2026 dan berhasil menjaring sebanyak 443 peserta yang berasal dari berbagai SMA, SMK, Madrasah Aliyah, serta pondok pesantren di Kabupaten Bone.

“Tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya minat, semangat nasionalisme, serta antusiasme generasi muda Kabupaten Bone untuk menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka sebagai wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, serta pengamalan nilai-nilai Pancasila,” ujar A. Gunadil Ukra.

Selanjutnya, pada minggu kedua April 2026 dilaksanakan proses seleksi secara objektif dan transparan yang meliputi tes wawasan kebangsaan, tes kesehatan, tes peraturan baris-berbaris (PBB), serta berbagai tahapan seleksi lainnya. Seluruh proses seleksi dilaksanakan oleh tim seleksi yang terdiri atas unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), tenaga medis atau dokter, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI).

Dari hasil seleksi tersebut, Kabupaten Bone kembali menorehkan prestasi yang membanggakan. Selain menetapkan peserta terbaik sebagai Calon Paskibraka Kabupaten Bone Tahun 2026, sebanyak tiga orang berhasil lolos sebagai Calon Paskibraka Provinsi Sulawesi Selatan. Lebih membanggakan lagi, satu orang peserta berhasil terpilih sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Nasional yang akan mengikuti pendidikan dan pelatihan di tingkat nasional.

BACA JUGA:  Ops Keselamatan Pallawa 2026, Polantas Bone Edukasi Pengendara

Peserta yang mengikuti pendidikan dan pelatihan tahun ini berasal dari berbagai satuan pendidikan di Kabupaten Bone, meliputi Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Madrasah Aliyah (MA), serta sejumlah pondok pesantren, di antaranya Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung, Pondok Pesantren Ma’had Biru, dan Pondok Pesantren Al-Junaidiyah. Keikutsertaan peserta dari berbagai lembaga pendidikan tersebut menunjukkan bahwa semangat kebangsaan dan jiwa patriotisme tumbuh di seluruh lapisan generasi muda Kabupaten Bone.

Sementara itu, Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. tidak sekadar membuka pelatihan. Ia menitipkan sebuah amanah yang menurutnya jauh lebih besar daripada sekadar mengibarkan selembar kain merah putih.

“Bendera pusaka ini bukan main-main. Tidak ada tawar-menawar untuk menjatuhkannya,” tegasnya, mengingatkan bahwa tugas sebagai Paskibraka adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang sakral.

Bagi Bupati, para peserta bukanlah siswa biasa. Mereka adalah generasi terpilih yang berhasil melewati seleksi ketat di antara ribuan pelajar dari seluruh Kabupaten Bone. Kepercayaan itu, menurutnya, harus dijawab dengan disiplin, kesungguhan, dan karakter yang kuat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembina, pelatih, dan panitia seleksi yang telah bekerja keras membina para calon Paskibraka. Kebanggaan Kabupaten Bone juga semakin lengkap dengan capaian para wakil daerah, di mana tiga peserta berhasil lolos ke tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan satu peserta putri mengharumkan nama Bone dengan menembus seleksi Paskibraka tingkat nasional. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan generasi muda di Kabupaten Bone terus menunjukkan hasil yang membanggakan.

BACA JUGA:  Bone Kian Bersih, BNI Turun Tangan Lewat Tiga Motor Sampah

Namun, bagi Bupati, pelatihan Paskibraka bukan hanya soal baris-berbaris. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang pembentukan karakter. Di sinilah para peserta ditempa menjadi pribadi yang disiplin, memiliki jiwa patriotisme, mampu bekerja sama, serta memiliki mental kepemimpinan.

Menurutnya, pengalaman sebagai Paskibraka akan menjadi bekal berharga ketika para peserta melanjutkan pendidikan ke akademi kedinasan maupun jenjang pendidikan tinggi lainnya. “Ini menjadi poin pertama, kesempatan pertama yang akan menjadi dasar untuk melangkah ke masa depan,” ujarnya.

Bupati juga meminta seluruh peserta memusatkan perhatian selama masa pelatihan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik, kesiapan mental, hingga kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia bahkan mengingatkan peserta agar mengurangi aktivitas yang dapat mengganggu kebugaran, seperti begadang dan penggunaan telepon genggam yang berlebihan. Menurutnya, seluruh jadwal latihan dan waktu istirahat harus mengikuti standar pembinaan nasional agar kondisi peserta tetap prima saat bertugas pada 17 Agustus mendatang. “Persiapkan fisik, mental, dan keseriusan. Pada hari pengibaran nanti kalian harus menjadi yang terbaik,” pesannya.

Bupati juga mengajak seluruh peserta membayangkan bahwa upacara yang akan mereka laksanakan bukan sekadar di Kabupaten Bone, melainkan seolah-olah berada di halaman Istana Negara. “Walaupun kita berada di Bumi Arung Palakka, saya minta kalian menghayati seolah-olah sedang bertugas di Istana Negara,” katanya.

Bupati juga mengingatkan bahwa setelah pelaksanaan tugas selesai, para peserta akan menyandang status sebagai Purna Paskibraka. Status itu bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat. (Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.