DUA BOCCOE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Himpunan Mahasiswa Program Studi (Hima Prodi) Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah (UNIM) Bone Periode 2025/2026 sukses melaksanakan kegiatan PLANT (Project for Local Agriculture and Nature Training) dengan mengusung tema “Bersinergi Dalam Kebersamaan Hima Bio: Berkreasi dan Berinovasi Untuk Memperkuat Potensi Lokal”, kegiatan ini berlangsung pada 03 sampai 04 Mei 2026 di Desa Praja Maju, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan sebagai upaya mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengenali dan mengembangkan potensi lokal yang dimiliki. Salah satu rangkaian kegiatan berupa penyuluhan yang turut dihadiri oleh masyarakat Desa Praja Maju dengan antusias sebagai bagian dari proses berbagi pengetahuan dan pengalaman.
Dalam kegiatan tersebut, Sri Wahyuni, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Biologi, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini sebagai bentuk implementasi keilmuan di tengah masyarakat.
“Kegiatan Bina Desa HIMABIO melalui Project for Local Agriculture and Nature Training merupakan bentuk nyata implementasi ilmu biologi dalam kehidupan masyarakat. Kami mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang tidak hanya berorientasi pada kegiatan akademik, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap pertanian lokal, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa sekaligus memperkuat kontribusi Program Studi Pendidikan Biologi dalam pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.
Pada momen pembukaan kegiatan, Ismail, S.H., selaku Sekretaris Desa Praja Maju, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya sekaligus membuka secara resmi kegiatan PLANT (Bina Desa) di Desa Praja Maju.
“Desa ini sejatinya tidak kekurangan potensi sumber daya lokal, namun masih terdapat keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan potensi tersebut secara optimal. Oleh karena itu, kami sangat mendukung kegiatan seperti ini karena mampu memberikan edukasi yang bermanfaat serta mendorong pengembangan potensi desa secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Dalam kegiatan penyuluhan yang diselenggarakan H. Sandi, S.Pd., M.Pd., selaku narasumber, turut menyampaikan pandangannya terkait potensi desa.
“Desa Praja Maju menyimpan begitu banyak potensi sumber daya yang dapat diolah menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat. Di setiap sudutnya, tersimpan peluang yang dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi masyarakat. Semua itu dapat terwujud jika ada kemauan untuk berusaha, berinovasi, dan melihat potensi sederhana menjadi sesuatu yang luar biasa dan bernilai jual tinggi,” katanya.
Kastan selaku Ketua Umum HIMABIO Periode 2025/2026, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada transfer ilmu, tetapi juga pada penguatan kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami hadir bukan untuk menggurui, melainkan untuk berbagi pengetahuan dan belajar bersama masyarakat. Kami berharap, melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Praja Maju tidak lagi bergantung pada sektor konvensional semata, tetapi mampu mengolah potensi lokal menjadi produk unggulan yang memiliki daya saing di pasar yang lebih luas. Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam manajemen usaha, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital. Dengan demikian, program bina desa ini diharapkan tidak hanya berkontribusi pada peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga mendorong terbentuknya ekosistem kewirausahaan yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan,” jelas Kastan.
Sejalan dengan hal tersebut, Nurul Atika, selaku Sekretaris Umum HIMABIO Periode 2025/2026, menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat.
“HIMABIO melaksanakan kegiatan bina desa sebagai bentuk pengabdian dan kontribusi nyata kepada masyarakat. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi untuk saling belajar, berbagi pengalaman, serta mempererat kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat. Melalui berbagai rangkaian kegiatan yang dilaksanakan, diharapkan masyarakat semakin mampu mengenali, memanfaatkan, dan mengembangkan potensi lokal yang dimiliki. Dengan semangat sinergi, kreativitas, dan gotong royong, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan sekaligus memperkuat hubungan antara dunia kampus dan masyarakat desa,” katanya.

Dari sisi penguatan ekonomi, Darmawati, selaku Bendahara Umum HIMABIO Periode 2025/2026, menyampaikan bahwa kewirausahaan berbasis potensi lokal menjadi bagian penting dalam kegiatan ini.
“Kami memaknai kegiatan penyuluhan kewirausahaan dalam program PLANT (Bina Desa) di Desa Praja Maju sebagai langkah kecil yang menyimpan harapan besar. Dari potensi lokal yang selama ini ada, kami percaya akan tumbuh kesadaran untuk mengolahnya menjadi peluang ekonomi yang bernilai. Melalui kegiatan ini, kami berharap pengetahuan yang dibagikan dapat menjadi titik awal lahirnya kemandirian masyarakat, menggerakkan roda perekonomian desa, serta membawa Desa Praja Maju menuju masa depan yang lebih sejahtera dan berkelanjutan,” beberapa Bendahara Hima Prodi Biologi UNIM Bone.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara mahasiswa dan masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal secara berkelanjutan. Program PLANT tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mendorong kemandirian masyarakat desa berbasis potensi lokal. (*)







