UPT SMP Negeri 1 Kahu Laksanakan Projek P8 Bertema “Aku Cinta Lingkungan”

oleh -376 x dibaca

KAHU, TRIBUNBONEONLINE.COM–UPT SMP Negeri 1 Kahu Kecamatan Kahu Kabupaten Bone melaksanakan Kegiatan Projek Lulusan 8 Dimensi (P8) dengan mengusung tema “Aku Cinta Lingkungan”. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam sekaligus upaya menumbuhkan kreativitas murid melalui pemanfaatan barang bekas, Rabu (15/04/26).

Dalam kegiatan tersebut, pelajar diajak untuk mengolah barang-barang yang sudah tidak terpakai seperti galon air, botol plastik, dan berbagai wadah bekas lainnya menjadi media tanam yang bermanfaat. Melalui proses ini, pelajar belajar bahwa barang yang sering dianggap sampah ternyata masih memiliki nilai guna jika dikelola dengan baik dan kreatif.

BACA JUGA:  Dukung Program Pemerintah, Murid SDN 207 Apala Minum Obat Cacing Serentak.

Dengan penuh antusias, para pelajar menghias galon dan botol bekas menjadi pot tanaman yang menarik. Selanjutnya, mereka menanam berbagai jenis tanaman pangan sebagai bagian dari praktik langsung pembelajaran berbasis proyek. Kegiatan ini tidak hanya melatih kreativitas, tetapi juga menanamkan sikap tanggung jawab dalam merawat tanaman serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.

Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Murid terlihat aktif bekerja sama, saling berbagi ide, serta menunjukkan hasil karya terbaik mereka. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini menjadi nilai tambah dalam membangun karakter gotong royong di kalangan pelajar.

BACA JUGA:  36 CJH Sibulue Kloter 3 Bone Dilepas Oleh Camat Andi Zainal Wahyudi di Masjid Besar Istiqbal

Sebagai bentuk dukungan dan apresiasi, Andi Hasriani Asfar, S.S., S.Pd., M.M., menyampaikan rasa bangganya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi kreativitas pelajar dalam memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai guna dan estetis. Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini.

Lebih lanjut, ia berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, sekolah mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Ia menilai bahwa melalui kegiatan sederhana seperti ini, pelajar telah menunjukkan kontribusi positif dalam menjaga kelestarian bumi. (Tamzil)

BACA JUGA:  Kreativitas Mahasiswa UNIM Bone: Pemberdayaan Kelompok Karang Taruna Desa Tappale Melalui Inovasi Pupuk Bokashi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.