TANETE RIATTANG TIMUR, TRIBUNBONEONLINE.COM – Suasana haru menyelimuti acara perpisahan Guru UPT SD Inpres 12/79 Cellu I, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone, Andi Damai, S.Pd, yang resmi memasuki masa purna bakti setelah mengabdi selama kurang lebih 34 tahun, sejak 1992 hingga 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan sekolah, Kamis (02/04/2026).
Acara ini menjadi momen penuh kenangan bagi seluruh keluarga besar sekolah. Ucapan terima kasih dan apresiasi mengalir atas dedikasi serta komitmen Andi Damai dalam membentuk generasi muda yang berprestasi. Harapan pun disampaikan agar masa purnabakti membawa kedamaian, kebahagiaan, dan kesehatan, serta segala jasa yang telah diberikan tetap bermanfaat kini dan di masa yang akan datang.
Acara perpisahan ini dihadiri oleh Pengawas SD Kabupaten Bone Wilayah Tanete Riattang Timur dan Barebbo, H. Abdul Rahman, S.Pd., M.M, Ketua Komite Sekolah, Kepala UPT SD Inpres 12/79 Cellu I, para guru aktif maupun yang telah purna bakti, serta orang tua murid.
Dalam sambutannya, H. Abdul Rahman, S.Pd., M.M menyampaikan rasa penghargaan yang tinggi atas pengabdian Andi Damai. Ia menuturkan bahwa sosok Andi Damai merupakan teladan bagi para pendidik, khususnya dalam hal kedisiplinan, tanggung jawab, dan ketulusan dalam mengajar. “Pengabdian beliau selama puluhan tahun adalah bukti nyata dedikasi seorang guru sejati. Semoga apa yang telah beliau tanamkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPT SD Inpres 12/79 Cellu I, Hj. Hasnawati, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan rasa haru sekaligus bangga atas kiprah Andi Damai selama bertugas. Ia mengungkapkan bahwa Andi Damai bukan hanya seorang guru, tetapi juga sosok pembimbing dan inspirator bagi rekan sejawat maupun murid.
“Kami kehilangan figur yang penuh dedikasi. Namun, semangat dan nilai-nilai yang beliau tinggalkan akan terus hidup di sekolah ini,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Andi Damai, S.Pd menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya. Dengan penuh haru, ia mengenang kebersamaan selama bertugas dan berharap tali silaturahmi tetap terjaga meskipun telah memasuki masa purna bakti. “Saya merasa bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar sekolah ini. Terima kasih atas kebersamaan, dukungan, dan kenangan indah yang tidak akan pernah saya lupakan,” ungkapnya.
Acara ditutup dengan pemberian cenderamata, doa bersama, serta sesi foto yang semakin menambah kehangatan dan keharuan dalam perpisahan tersebut. (Tamzil)









