Anggota DPRD Bone, Zaenal Takdir Temui Warga Pesisir Salomekko

oleh -109 x dibaca

SALOMEKKO, TRIBUNBONEONLINE.COM–Anggota DPRD Kabupaten Bone, Zaenal Takdir, S.M menemui warga pesisir Kecamatan Salomekko, tepatnya di Kampung Maniung Desa Manera, Ahad 29 Maret 2026.

Kunjungan Ketua Fraksi PKS DPRD Bone ini di kemas dalam kegiatan Reses yang di hadiri perwakilan pemerintah Desa Manera، tokoh masyarakat/perempuan/agama/pemuda dan seratusan warga setempat memadati lokasi berlangsungnya Temu Konstituen tersebut.

Suasana Reses

“Reses ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus merupakan ajang guna lebih mempererat jalinan silaturahmi diantara kita semua. Namun yang perlu di ketahui bahwa, karena keterbatasan anggaran tidak mesti usulan bisa terealisasi semuanya, melainkan dari beberapa usulan yang ada nantinya akan diambil usulan yang menjadi skala prioritas,” ungkap Zaenal Takdir dalam sambutannya.

BACA JUGA:  Resmi, Ratnawati-Andi Mahyanto Ditetapkan KPU Sinjai sebagai Bupati dan Wabup Sinjai Terpilih

Dari beberapa aspirasi yang di utarakan peserta, Zaenal menegaskan bahwa, bantuan pengadaan air bersih dan pembangunan akses jalan merupakan usulan skala prioritas yang di harapkan untuk segera terealisasi.

Warga yang menjadi peserta Reses Sampaikan Aspirasi

“Dua usulan ini menjadi kebutuhan mendesak yang sangat di perlukan para warga. Namun, itu bukan berarti usulan lainnya tidaklah penting. Akan tetapi pembangunan jalan dan pengadaan air bersih merupakan dua program yang cukup mendesak pengadaannya yang pemanfaatannya nantinya bisa di nikmati masyarakat banyak,” terang Zaenal.

Mewakili Pemerintah Desa Manera, Kepala Dusun Eka Junaedi memberikan apresiasi atas kehadiran dan perhatian yang di berikan Zaenal Takdir selaku Anggota DPRD Bone yang telah menggelar Reses pada tempat tersebut.

BACA JUGA:  Curanmor Beraksi di Siang Bolong di Bone

“Dua usulan skala prioritas yang di maksud Pak Dewan tadi memang menjadi kebutuhan yang sangat vital bagi masyarakat. Mengingat kondisi jalan yang ada tidak bisa di lalui bilamana musim penghujan telah tiba di karenakan rawan terjadi banjir ataupun jalan menjadi licin,” ujarnya.

Foto Bersama

Dengan kondisi jalan demikian, menurut Eka membuat aktifitas warga terganggu bahkan menyebabkan anak sekolah tidak bisa ke sekolah di karenakan keadaan jalan yang sulit di lewati.

“Untuk air bersih saat ini warga mengkonsumsi air galon, yang mana harga per galonnya mencapai Rp.8 ribu. Olehnya, bantuan pengadaan air bersih dari pemerintah sangat kita harapkan agar kiranya kebutuhan sehari-hari para warga nantinya dapat terpenuhi,” harapnya. (@co)

BACA JUGA:  Murid Kelas 2 SD di Bone Diduga Jadi Korban Pencabulan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.