Tim PKM-PM UNIM Bone Melakukan Pelatihan Pembuatan Pupuk Bokashi dari Limbah Organik Ternak Sapi Kombinasi Arang Sekam dan Dedak Padi pada Kelompok Karang Taruna Desa Tappale

oleh -155 x dibaca

LIBURENG, TRIBUNBONEONLINE.COM–Kembali mencatatkan prestasi gemilang, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bone berhasil meraih pendanaan untuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdian kepada Masyarakat.

Keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen mahasiswa dalam berkontribusi aktif untuk memberikan dampak positif dan solusi bagi masyarakat melalui inovasi dan pengabdian yang nyata.

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdian kepada Masyarakat ini memiliki tujuan untuk melestarikan lingkungan khususnya di Desa Tappale Kecamatan Libureng Kabupaten Bone dengan mengangkat potensi lokal, yaitu “Vermicomposting Bokashi dari Limbah Organik Ternak Sapi Kombinasi Arang Sekam dan Dedak Padi sebagai Alternatif Pupuk Pendamping di Desa Tappale”. Mahasiswa Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdian kepada Masyarakat ini beranggotakan 3 orang yang diketuai oleh Nuramalia bersama dengan Mutmainna (Anggota 1) dan Andi Widia Diningsih (Anggota 2). Kelolosan pendanaan PKM-PM ini tidak lepas dari bimbingan dosen pendamping, yaitu Dr. Muh. Ali Tahir, S.T., M.Pd.

BACA JUGA:  Baharuddin dan Rostina Ukir Sejarah

Tim PKM-PM melaksanakan pelatihan pembuatan pupuk bokashi dari limbah organik ternak sapi kombinasi arang sekam dan dedak padi pada kelompok Karang Taruna Desa Tappale. Kegiatan pelatihan yang dilakukan di salah rumah mitra dapat berjalan dengan lancar dan mitra sangat sangat antusias dalam mengikuti pelatihan ini.

Salah satu mitra mengungkapkan bahwa dengan adanya pelatihan pembuatan pupuk bokashi ini, masyarakat mampu membuat pupuk organik sendiri. “Dengan menggunakan bahan-bahan yang mudah didapatkan dan sangat terjangkau serta mampu mengurangi limbah organik ternak sapi, sehingga masyarakat Desa Tappale tidak lagi terlalu sering menggunakan pupuk kimia,” ungkap Zainuddin, salah satu perwakilan mitra Karang Taruna Desa Tappale.

BACA JUGA:  Korsleting Listrik, Kebakaran Hanguskan 2 Rumah di Desa Sugiale 

Selain itu ketua tim juga mengungkapkan bahwa, dengan diadakannya pelatihan pembuatan pupuk bokashi ini, mitra menjadi mampu menghasilkan pupuk organik bermutu tinggi secara mandiri, berkontribusi pada peningkatan produktivitas pertanian dan berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui praktik daur ulang bahan organik.

“Program PKM-PM ini sangat membantu kelompok Karang Taruna Desa Tappale maupun masyarakat setempat dalam mengembangkan potensi yang ada di Desa Tappale, dengan memanfaatkan limbah organik ternak sapi, arang sekam dan dedak padi,” sambung Mutmainna selaku anggota tim PKM-PM, Sabtu. (19/08/2023). (*Ril)

BACA JUGA:  Pemdes Raja bersama KKN IAIN Bone Gelar Lomba Gerak Jalan Antar Dusun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.