Jasad Pria Tenggelam di Sungai Walannae Ditemukan, Begini Kondisinya

oleh -160 x dibaca
Foto : Tim SAR gabungan yang dibantu oleh masyarakat saat mengevakuasi korban, Jumat (31/03/2023).

WAJO, TRIBUNBONEONLINE.COM–Misi pencarian yang dilaksanakan oleh Tim SAR gabungan membuahkan hasil.

Sebagaimana diketahui korban bernama Andi Baso Faidul (23) berdomisili di Jalan Lembu, BTN Pambo, Kabupaten Wajo ditemukan mengambang di Sungai Walannae dalam kondisi meninggal dunia.

Diberitakan sebelumnya, korban dilaporkan hilang ketika hendak menyeberangi sungai Walannae menggunakan perahu pada Kamis, (30/03/2023) sekitar pukul 00.30 Wita dengan tujuan akan melaksanakan sahur bersama empat orang temannya, namun naas di tengah sungai perahu kemasukan air karena kelebihan muatan.

Karena panik mereka langsung loncat ke sungai untuk menyelamatkan diri. Keempat temannya berhasil naik ke daratan namun korban hilang dan diduga tenggelam terseret arus sungai.

BACA JUGA:  Isi Acara TVRI "Deng Mampo", Komandan Brimob Bone Komitmen Sukseskan Pemilu 2024

Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S.Sos., MSi saat berada di TKP membenarkan, penemuan korban tenggelam di perairan Sungai Walannae itu.

“Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan yang dibantu oleh masyarakat sekitar pukul 07.50 Wita dengan posisi mengapung dan terbawa arus sungai kurang lebih radius 1 kilometer dari titik jatuhnya korban,” beber Nur Ichsan. Jumat (31/03/2023).

Lanjut kata Danyon Ichsan, dirinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SAR yang tergabung dalam operasi SAR atas kerja kerasnya sehingga korban berhasil ditemukan.

BACA JUGA:  Pemuda Sinjai Timur Bentuk Pesiar

“Tentunya ini keberhasilan kita bersama dan semoga tugas-tugas kedepan kita akan semakin kompak dan bersinergi lagi,” pungkas Danyon yang bergelar Magister Sains ini.

Sementara itu Kepala Pos Basarnas Bone Febrianto Tri Setiawan menjelaskan bahwa, pencarian hari kedua dilaksanakan dengan teknik penyusuran sungai radius 2 kilometer dari lokasi kejadian menggunakan 2 perahu karet milik BPBD Wajo dan Basarnas Bone.

“Alhamdulillah korban sudah ditemukan dan saat ini jenazah sudah dievakuasi dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Lamadukelleng Kabupaten Wajo dan selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan,” tutup Febrianto.

BACA JUGA:  Sekda Sinjai Terima Supervisor KKN Unhas

Dalam misi ini SAR Brimob Batalyon C Pelopor menerjunkan 14 personel dipimpin langsung oleh Danyon C Pelopor lengkap dengan kendaraan dan peralatan SAR yakni satu unit Randis R6, satu rol tali karmantel, tujuh pelampung, dua set alat selam, dan satu kompresor.

Dalam Tim SAR gabungan itu selain personel Brimob Bone, juga dibantu oleh Pos Basarnas Bone, Koramil, Polsek Tempe, BPBD, Damkar, Tagana, PMI Kabupaten Wajo dan Potensi SAR dari Unhas, UNM, Unibos, SAR Prima, SAR Wira Sengkang serta masyarakat. (Sugi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.