KAJUARA, TRIBUNBONEONLINE.COM– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone Posko 78 Desa Waetuo menggelar Seminar Pencegahan Pernikahan Dini di Aula Kantor Desa Waetuo, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN IAIN Bone Posko 78 yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda sekaligus upaya memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan pernikahan dini.
Pelaksanaan program ini berada di bawah arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Sitti Nikmah Marzuki, S.E., M.E.
Seminar mengusung tema “Desa Berdaya, Sejahtera, Berbasis Kearifan Lokal dan Religius”. Kegiatan tersebut menyasar pelajar SMP Negeri 2 Kajuara dan siswa SMK Negeri 6 Bone, pemuda dan pemudi, serta sejumlah warga Desa Waetuo.
Kegiatan turut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Waetuo, Sudirman Amiruddin, bersama sejumlah aparat desa. Hadir pula beberapa perwakilan dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kajuara0, ibu-ibu PKK, guru, serta peserta didik dari tingkat SMP dan SMK.
Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menunjukkan adanya dukungan bersama terhadap upaya memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai persoalan pernikahan dini.
Dalam seminar, peserta mendapatkan edukasi dari narasumber KUA Kecamatan Kajuara Aldi Junial Saputra S. Sos dan Wiwi Liapriana, S.H. mengenai berbagai faktor yang dapat menjadi penyebab terjadinya pernikahan dini serta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap pendidikan, kesiapan kehidupan berkeluarga, kondisi sosial, ekonomi, dan masa depan generasi muda.
Materi disampaikan melalui pemaparan dan presentasi yang diikuti secara langsung oleh para peserta. Antusiasme terlihat dari keterlibatan siswa, pemuda, serta masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Koordinator Desa KKN Posko 78 Arjun, berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk membuka wawasan masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih memahami pentingnya mempersiapkan pendidikan, masa depan, serta kesiapan diri sebelum mengambil keputusan besar dalam kehidupan.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, lembaga keagamaan, sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam melakukan edukasi serta pencegahan pernikahan dini.
Melalui program ini, mahasiswa KKN IAIN Bone Posko 78 Desa Waetuo tidak hanya menjalankan program kerja selama masa pengabdian, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata dalam membangun kesadaran masyarakat dan mendorong terciptanya generasi muda yang lebih berdaya, berpendidikan, dan memiliki perencanaan masa depan yang baik. (Julfiadi)







