Perkuat Kepemimpinan Pendidikan di Era Digital, Kepala Sekolah Kabupaten Bone Ikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding dan Kecerdasan Artifisial

oleh -66 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM– Upaya meningkatkan kualitas kepemimpinan pendidikan di era digital terus dilakukan. Sebanyak 18 komunitas belajar yang terdiri atas kepala sekolah dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA di Kabupaten Bone mengikuti Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Koding, dan Kecerdasan Artifisial (PM KKA) Berbasis Komunitas yang berlangsung secara bertahap mulai 25 Juli hingga 4 Desember 2026.

Pelatihan ini menjadi bagian dari strategi penguatan kapasitas kepala sekolah dalam mengelola pembelajaran yang lebih bermakna, inovatif, dan berpusat pada murid, sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran di satuan pendidikan.

Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan pembelajaran, yakni Belajar Mandiri, Luring, Implementasi di Sekolah, dan Daring. Melalui pola tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teori, tetapi juga menerapkannya secara langsung di sekolah masing-masing melalui rencana aksi yang telah disusun.

BACA JUGA:  Perjuangan Tak Sia-Sia, Tim Bola Voli Putra SMPN 4 Lappariaja Masuk Final Turnamen Volsbar Cup V 2025

Pada Sabtu (1/8/2026), peserta mengikuti kegiatan luring perdana yang menjadi awal rangkaian pertemuan tatap muka selama pelatihan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota dalam wilayah kerja BBGTK Sulawesi Selatan. Untuk Kabupaten Bone, pelaksanaan dipusatkan di SMP Negeri 4 Watampone.

Fasilitator pelatihan, Syarifuddin, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa pelatihan ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi kepala sekolah sebagai pemimpin pembelajaran.

“Pelatihan ini sangat penting bagi kepala sekolah untuk mengembangkan kompetensinya dalam pengelolaan pembelajaran mendalam. Melalui rangkaian belajar mandiri, praktik di sekolah, diskusi luring, dan pendampingan daring, diharapkan para peserta mampu menghadirkan perubahan nyata dalam proses pembelajaran di satuan pendidikan masing-masing,” ujarnya.

BACA JUGA:  RPH Lestari Raih Satu Tempat Babak 8 Besar, Camming FC Terhenti Langkahnya di Turnamen Libureng Cup III

Ia menambahkan, selama program berlangsung para peserta akan mendapatkan pendampingan dalam menyusun rencana aksi, mengimplementasikan praktik baik di sekolah, serta melakukan refleksi terhadap hasil implementasi sebagai bagian dari penguatan kompetensi kepemimpinan pembelajaran.

Salah seorang peserta, Sarman Achmad, S.Pd., M.Pd., Kepala UPT SD Inpres 7/83 Pacing, Kecamatan Awangpone, mengaku pelatihan tersebut memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga.

“Materi yang diberikan sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi kepala sekolah saat ini. Yang paling menarik adalah adanya implementasi langsung di sekolah sehingga kami dapat menerapkan hasil pelatihan secara nyata. Program ini diyakini akan meningkatkan kualitas pengelolaan pembelajaran sekaligus memperkuat budaya belajar melalui komunitas,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Gelar Latihan Gladi Posko Dan TFG, Danyon Ichsan : Wujud Kesiapan Brimob Bone Melaksanakan Tugas

Melalui Pelatihan PM KKA Berbasis Komunitas, diharapkan lahir komunitas belajar yang aktif, kolaboratif, dan berkelanjutan. Kehadiran komunitas tersebut diharapkan mampu mempercepat transformasi pendidikan di Kabupaten Bone, sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan di Sulawesi Selatan melalui kepemimpinan sekolah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, pembelajaran mendalam, koding, dan kecerdasan artifisial. (Tamzil/Sarman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.