WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.CO– Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone menggelar Program Pembelajaran Mendalam Koding dan Kecerdasan Artifisial (PM KKA) bagi kepala sekolah dasar. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam meningkatkan kompetensi guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah.
Pelatihan yang dipusatkan di SMP Negeri 4 Watampone dan SMP Negeri 2 Watampone tersebut diikuti para kepala sekolah SD yang tergabung dalam Komunitas Belajar Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kabupaten Bone.
Program ini bertujuan memperkuat pemahaman kepala sekolah terhadap konsep dan praktik deep learning atau pembelajaran mendalam sebagai pendekatan pembelajaran yang mendorong peserta didik berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, komunikatif, serta mampu memanfaatkan teknologi digital, termasuk koding dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI).
Pelaksanaan pelatihan berlangsung secara kolaboratif dengan menghadirkan dua fasilitator yang juga merupakan kepala sekolah berpengalaman, yakni Akbar, S.Pd., M.M., Gr., Kepala SD Inpres 12/79 Macanang, dan Syarifuddin, S.Pd., M.Pd., Kepala SD Inpres 12/78 Kading.
Kedua fasilitator membimbing peserta memahami implementasi pembelajaran mendalam melalui diskusi, praktik baik, serta berbagi pengalaman dalam mengembangkan budaya belajar yang inovatif di satuan pendidikan.
Akbar, S.Pd., M.M., Gr., mengatakan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis dalam memastikan transformasi pembelajaran berjalan efektif di sekolah.
“Pembelajaran mendalam bukan hanya tentang perubahan metode mengajar, tetapi bagaimana menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, memanfaatkan teknologi secara bijak, dan menyiapkan peserta didik menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Senada dengan itu, Syarifuddin, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa penerapan koding dan kecerdasan artifisial perlu dipahami secara utuh oleh kepala sekolah agar dapat diimplementasikan secara tepat di lingkungan sekolah.
“Melalui komunitas belajar, para kepala sekolah dapat saling berbagi pengalaman dan praktik baik sehingga implementasi pembelajaran mendalam dapat berjalan lebih optimal di setiap satuan pendidikan,” katanya.
Melalui kegiatan ini, BBGTK Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Bone berharap kepala sekolah semakin siap menjadi pemimpin pembelajaran yang mampu menggerakkan transformasi pendidikan, memperkuat literasi digital, serta menciptakan ekosistem belajar yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan murid di era digital. (*Red Tamzil)







