AJANGALE, TRIBUNBONEONLINE.COM– Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Bone. Kepala TK Poleonro Lebbae, Kecamatan Ajangale, Fatmawati Yusuf, meninggal dunia pada Jumat (31/7/2026) pukul 04.29 WITA di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar.
Almarhumah meninggalkan seorang suami, Agussalim, S.Pd., M.Pd., yang menjabat sebagai Kepala UPT SMP Negeri 4 Ajangale, serta tiga putra yang masih menempuh pendidikan. Putra sulung baru diterima sebagai mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Negeri Makassar (UNM) pada tahun ini. Putra kedua saat ini duduk di bangku kelas VIII SMP, sedangkan putra bungsu baru memasuki kelas I SD.
Setelah berpulang, jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka di Desa Lebbae, Kecamatan Ajangale. Selanjutnya, almarhumah dimakamkan di Masing, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng.
Kepergian Fatmawati Yusuf meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, rekan sejawat, serta masyarakat. Sosoknya dikenal sebagai pendidik yang berdedikasi, penuh kasih sayang, dan memiliki komitmen tinggi dalam memajukan pendidikan anak usia dini di TK Poleonro Lebbae.
Selama mengemban amanah sebagai kepala sekolah, almarhumah aktif membina anak didik serta menjalin kemitraan dengan orang tua dan masyarakat demi meningkatkan mutu layanan pendidikan. Pengabdian, ketulusan, dan keteladanannya akan selalu dikenang oleh keluarga besar TK Poleonro Lebbae dan insan pendidikan di Kecamatan Ajangale.
Dalam keterangannya, suami almarhumah, Agussalim, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa, perhatian, dan dukungan kepada keluarga selama masa perawatan hingga kepergian almarhumah.
“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas segala doa dan perhatian yang diberikan. Bagi siapa saja yang mengenal almarhumah, kami memohon dengan segala kerendahan hati agar berkenan memaafkan segala kesalahan beliau semasa hidupnya serta mendoakan agar Allah SWT mengampuni dosa-dosanya, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Agussalim.
Dengan suara penuh haru, Agussalim juga mengungkapkan betapa besar kehilangan yang dirasakannya atas kepergian sang istri.
“Saya sangat terpukul karena selama 26 tahun kami tidak pernah terpisah. Semua kebutuhan saya selama ini selalu diurus dan diperhatikan oleh beliau. Kehilangan ini sangat berat dan meninggalkan duka yang begitu mendalam bagi saya dan anak-anak,” ungkapnya.
Keluarga besar almarhumah turut memohon doa dari seluruh masyarakat agar Fatmawati Yusuf memperoleh husnul khatimah. Mereka juga berharap keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran, kekuatan, serta keikhlasan dalam menghadapi musibah ini.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhumah, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di surga terbaik di sisi-Nya. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamiin’. (Tamzil)









