Tradisi Salam Usai Upacara di UPT SDN 207 Apala, Wujudkan Karakter Sopan Santun dan Kebersamaan

oleh -60 x dibaca

BAREBBO, TRIBUNBONEONLINE.COM –Suasana hangat selalu terasa di UPT SDN 207 Apala Kecamatan Barebbo setiap pelaksanaan upacara bendera pada Senin. Setelah rangkaian upacara selesai, seluruh peserta upacara, mulai dari murid hingga para guru, saling bersalaman sebagai bentuk penghormatan, kebersamaan, dan mempererat tali silaturahmi di lingkungan sekolah.

Tradisi yang telah menjadi kebiasaan positif ini mendapat sambutan antusias dari seluruh warga sekolah. Para Murid dengan tertib menghampiri kepala sekolah dan para guru untuk berjabat tangan, kemudian saling bersalaman dengan teman-temannya. Momen tersebut menjadi sarana menanamkan nilai-nilai kesopanan, rasa hormat kepada guru, serta memperkuat hubungan kekeluargaan di lingkungan sekolah.

BACA JUGA:  SMK Negeri 5 Bone Menuju Sekolah Berbasis Industri

Kepala UPT SDN 207 Apala, Hj. Rosmini, S. S., S.Pd., M.M., mengatakan bahwa kebiasaan bersalaman setelah upacara merupakan bagian dari pendidikan karakter yang terus dibiasakan kepada seluruh murid.

“Melalui kebiasaan sederhana ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai akhlak mulia, saling menghormati, mempererat silaturahmi, serta membangun rasa kebersamaan antara murid dan guru. Pendidikan karakter tidak hanya diajarkan di dalam kelas, tetapi juga melalui pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah,” ujarnya, Senin (27/07/26).

Menurutnya, budaya salaman juga menjadi media untuk menciptakan suasana sekolah yang ramah, harmonis, dan penuh kekeluargaan sehingga murid merasa nyaman dalam mengikuti proses pembelajaran.

BACA JUGA:  Murid UPT SD Inpres 12/79 Polewali Raih Juara Di Festival Bone Riolo 2025

Dengan adanya tradisi tersebut, UPT SDN 207 Apala berharap dapat terus membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter yang santun, disiplin, serta menghargai sesama. Kebiasaan positif ini menjadi salah satu wujud komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkarakter dan berbudaya. (Tamzil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.