Guru PAI MIN 8 Bone Perkuat BTQ untuk Bentengi Murid di Era Digital

oleh -42 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Sebagai upaya memperkuat kemampuan keagamaan sekaligus membentuk karakter murid di tengah pesatnya perkembangan era digital, Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) MIN 8 Bone menyelenggarakan Pelatihan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) selama dua hari, Jumat – Sabtu (24–25 Juli 2026) di lingkungan MIN 8 Bone.

Kegiatan yang mengusung tema “Mahir BTQ, Siap Menjadi Generasi Qur’ani”

Pelatihan BTQ diikuti oleh 87 murid kelas VI, yang terdiri atas 44 murid laki-laki dan 43 murid perempuan. Selama dua hari, para peserta mendapatkan pembekalan materi dan praktik sebagai upaya meningkatkan kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an sesuai kaidah yang benar.

BACA JUGA:  Melalui Kerjasama Yayasan Beskar, NLR Indonesia Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Forum Pemerhati Kusta dan Disabilitas Tingkat Kabupaten Bone

Ketua Panitia, Evi Selfiana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an sekaligus memperkuat pembinaan karakter murid. Sabtu, (25/7/2026).

Menurutnya, BTQ tidak hanya mengajarkan murid untuk mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, tetapi juga membimbing mereka agar mampu menulis huruf dan ayat-ayat Al-Qur’an sesuai kaidah penulisan yang benar. Dengan demikian, kecintaan terhadap Al-Qur’an diharapkan tumbuh melalui pemahaman, bacaan, dan tulisan.

Di tengah derasnya arus informasi dan penggunaan media sosial, penguatan nilai-nilai Al-Qur’an menjadi bekal penting agar murid memiliki akhlak yang kokoh, mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, serta tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai keislaman.

BACA JUGA:  Responsif, Personel Satlantas Polres Bone Bantu Dorong Mobil Mogok di Tengah Jalan

Melalui pelatihan ini, Kepala MIN 8 Bone, Hj. Harnidah berharap dapat melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an dengan baik, berakhlak mulia, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan dilanjutkan pada hari kedua dengan materi lanjutan dan praktik BTQ sebagai penguatan kompetensi peserta menuju terwujudnya generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan era digital. (Tamzil/A.Anto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.