PONRE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Mahasiswa Kuliah bayar Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (UNHAS) Angkatan 69 Posko Desa Bolli Kecamatan Ponre Kabupaten Bone menggelar kegiatan Seminar Program Kerja pada Senin, 13 Juli 2026.
Seminar Program Kerja KKN Profesi Kesehatan UNHAS dihadiri langsung oleh Dosen Pendamping Lapangan melalui Daring, Kepala Desa Bolli A. Jupasni, S.Pd, Kepala BPP Ponre, Abdul Rahman, S.P, M.Si, Sekdes Bolli Andi Pratiwi Muliawan Tenri Sompa, para aparat desa, Kadus, BPD Bolli, Bidan Desa, Penyuluh BKKBM, UPT SDN 193 Bolli, Kader Posyandu, Ketua RT, Ketua Kelompok Tani dan tokoh pemuda Bolli serta Dimas Prayuda selaku Kordes KKN Posko Desa Bolli bersama rekan-rekannya.
Kegiatan ini menjadi langkah awal kolaboratif antara tim KKN dan masyarakat dalam menyukseskan pengabdian mahasiswa di Desa Bolli.
Kegiatan ini menjadi langkah awal kolaboratif antara tim KKN dan masyarakat dalam menyukseskan pengabdian mahasiswa di desa tersebut.
Koordinator Desa, Dimas Prayudha dalam sambutannya mengawali ucapan terima kasih kepada Pemerintah Desa Bolli.
“Kami bersyukur dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala Desa Bolli, perangkat Desa dan masyarakat telah menyambut kedatangan kami dengan hangat,” ucapnya.
Lanjut dia menyampaikan bahwa kegiatan seminar ini diselenggarakan sebagai bentuk keterbukaan serta ajakan kolaborasi kepada seluruh elemen masyarakat desa. Kegiatan seminar disusun berdasarkan hasil observasi lapangan, pemetaan masalah kesehatan, dan konsultasi dengan Instansi Kesehatan (Poskesdes Bolli dan Puskesmas Lonrong) serta pemerintah desa.
“Saya mewakili rekan-rekan mahasiswa KKN sebagai Koordinator Desa, ingin menyampaikan bahwa kegiatan seminar ini kami selenggarakan sebagai bagian dari keterbukaan dan kolaborasi antara tim KKN dan masyarakat desa. Di sini, kami akan memaparkan rencana program-program kerja yang telah kami susun berdasarkan hasil observasi dan diskusi awal bersama warga dan perangkat desa, dan bidan desa,” ujarnya.

“Tujuan utama dari program-program yang akan kami laksanakan adalah untuk memberikan kontribusi nyata, walaupun sederhana, dalam bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.
Sementara Kepala Desa Bolli, A. Jupasni, S.Pd turut mengapresiasi langkah awal mahasiswa KKN tersebut. Ia menilai bahwa kehadiran mahasiswa profesi kesehatan dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dan elemen masyarakat di desa.
Kehadiran mahasiswa bukan sekadar tugas akademik, melainkan angin segar dan dukungan berharga bagi upaya kita bersama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat desa.
“Dengan kehadiran mahasiswa KKN Profesi Kesehatan UNHAS ini bagaimana kita bisa berkolaborasi dalam menekan, mencegah terjadinya stunting, meningkatkan kesadaran hidup bersih dan sehat,” ungkapnya.
“Saya juga mengajak seluruh warga desa, kader, dan perangkat desa untuk menyambut baik, mendukung, dan berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan yang akan dilaksanakan,” lanjutnya.
Semoga kerja sama yang baik ini dapat membawa perubahan nyata, meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Desa Bolli, dan menjadi pengalaman berharga bagi adik-adik mahasiswa dalam mengabdi kepada masyarakat.
Ia juga berharap agar mahasiswa KKN tidak hanya fokus pada program inti, tetapi turut terlibat dalam berbagai agenda desa lainnya, terutama menyambut perayaan Semarak HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, mendatang. (*)








