Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bone Lolos Pendanaan PKM-RSH 2026 melalui Riset WARANI RESO tentang Pola Belajar Generasi Z

oleh -39 x dibaca

BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Kabar membanggakan kembali datang dari Universitas Muhammadiyah Bone. Pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, sebanyak 13 proposal mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bone berhasil memperoleh pendanaan. Salah satu proposal yang dinyatakan lolos berasal dari skema Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) dengan judul “WARANI RESO: Analisis Ritme dan Durasi Belajar Matematika terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Paradigma Gaya Hidup Santai Generasi Z.”

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras tim mahasiswa, dosen pendamping, serta dukungan berbagai pihak di lingkungan kampus. Salah satu peran penting datang dari Tim Epicentrum Universitas Muhammadiyah Bone yang secara konsisten memberikan pendampingan, serta evaluasi proposal sejak tahap awal penyusunan. Melalui berbagai sesi pembinaan dan diskusi intensif, Tim Epicentrum membantu mahasiswa mengembangkan ide penelitian yang inovatif, memperkuat substansi proposal, serta meningkatkan kualitas penulisan sesuai standar kompetisi nasional PKM.

BACA JUGA:  Tujuh Mahasiswa UMSI Jalani KKN Selama Dua Bulan di Desa Hulo

Penelitian WARANI RESO hadir sebagai respons terhadap fenomena yang banyak ditemukan pada Generasi Z saat ini, yaitu berkembangnya paradigma gaya hidup santai atau Soft Life. Fenomena tersebut mendorong individu untuk menjalani kehidupan yang lebih seimbang dan minim tekanan. Namun, di sisi lain, muncul pertanyaan mengenai bagaimana pola hidup tersebut memengaruhi kebiasaan belajar, khususnya dalam pembelajaran matematika yang menuntut konsistensi, ketekunan, dan kemampuan berpikir tingkat tinggi.

Melalui penelitian ini, tim PKM-RSH berupaya menganalisis hubungan ritme belajar dan durasi belajar matematika terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Keunikan penelitian ini terletak pada integrasi nilai budaya Bugis “Warani Reso” yang berarti keberanian untuk berusaha dan pantang menyerah. Nilai budaya tersebut digunakan sebagai perspektif lokal dalam memahami karakter belajar siswa di tengah perubahan gaya hidup generasi muda.

BACA JUGA:  Mahasiswa PNUP Manfaatkan Plastik Tidak Terpakai Jadi Busana Adat Sulawesi dalam Exhibition Fashion Show

Penelitian akan dilaksanakan pada siswa tingkat SMA dengan pendekatan mixed methods yang menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif. Selain menghasilkan temuan ilmiah, penelitian ini juga diharapkan mampu memberikan rekomendasi praktis bagi sekolah dan guru dalam merancang strategi pembelajaran matematika yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik Generasi Z.

Sebagai tindak lanjut dari keberhasilan memperoleh pendanaan, tim mulai melakukan berbagai persiapan penelitian, mulai dari penyusunan instrumen, validasi ahli, pengurusan dokumen etika penelitian, hingga koordinasi dengan sekolah yang menjadi lokasi penelitian. Tahapan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses penelitian berjalan secara sistematis, objektif, dan sesuai dengan kaidah ilmiah.

BACA JUGA:  Menjaga Alam Lewat Ilmu, Asesmen Lapangan Prodi S1 Biologi UNIASMAN oleh LAMSAMA

Keberhasilan pendanaan PKM-RSH WARANI RESO sekaligus menunjukkan komitmen Universitas Muhammadiyah Bone dalam mendorong budaya riset dan inovasi mahasiswa. Melalui penelitian ini, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga berkontribusi dalam menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan pendidikan yang berkembang di masyarakat. Temuan yang dihasilkan nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi sekolah, guru, peserta didik, dan dunia pendidikan secara umum. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.