UPT SD Negeri 17 Bajoe Gelar Kegiatan Akhir Kokurikuler Melalui Lomba Permainan Tradisional

oleh -69 x dibaca

TANETE RIATTANG TIMUR, TRIBUNBONEONLINE.COM–UPT SD Negeri 17 Bajoe Kecamatan Tanete Riattang Timur melaksanakan Kegiatan Akhir Kokurikuler Tahun Pelajaran 2025/2026 dalam bentuk perlombaan permainan tradisional yang diikuti oleh seluruh murid dari Fase A, Fase B, dan Fase C. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yaitu pada Senin, Rabu, dan Kamis, 15, 17, dan 18 Juni 2026.

Berbeda dengan perlombaan pada umumnya yang mempertemukan antar kelas atau antar fase, kegiatan ini mengelompokkan peserta ke dalam berbagai tim atau regu yang terdiri atas murid dari berbagai fase. Nama-nama regu dibuat menarik dan beragam, diambil dari nama binatang, bunga, warna, dan unsur lainnya yang dekat dengan dunia murid-murid.

Melalui pola tersebut, murid didorong untuk saling mengenal, bekerja sama, dan berkolaborasi dengan teman-teman dari tingkat yang berbeda.

BACA JUGA:  Datangkan Professor Dari India dan Pakar dari Universitas ternama Indonesia, UNIM Bone Gelar Guest Lecture dan International Workshop

Adapun permainan yang diperlombakan meliputi engrang, gobak sodor, bakiak, congklak, dan lompat tali. Seluruh permainan tersebut merupakan permainan tradisional yang pernah menjadi bagian dari kehidupan anak-anak Indonesia, namun kini mulai jarang dimainkan seiring perkembangan teknologi dan maraknya penggunaan gawai serta permainan digital.

Kegiatan kokurikuler tahun ini mengangkat tema “Aku Cinta Indonesia” dengan menekankan penguatan dimensi Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Kolaborasi, Kerja Sama, serta Kesehatan. Melalui berbagai permainan tradisional tersebut, murid tidak hanya diajak untuk bergembira, tetapi juga belajar tentang nilai-nilai kebersamaan, sportivitas, tanggung jawab, disiplin, dan pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik.

Pemilihan permainan tradisional sebagai materi utama kegiatan merupakan hasil kesepakatan dewan guru sebagai upaya menghidupkan kembali permainan warisan budaya yang mulai terlupakan.

BACA JUGA:  “Memperkuat Iman, Ilmu, dan Ukhuwah dalam Kebersamaan Ramadan”, HIMABIO UNIM Bone Gelar Syiar Edukasi Lentera

Di tengah derasnya pengaruh permainan modern, gawai, dan teknologi digital yang banyak menyita perhatian murid-murid, sekolah berupaya menghadirkan alternatif kegiatan yang lebih edukatif, sehat, dan mampu membentuk karakter positif murid.

Seluruh guru SD Negeri 17 Bajoe turut terlibat aktif dalam menyukseskan kegiatan ini. Mereka bertugas sebagai juri, wasit, sekaligus pendamping peserta selama perlombaan berlangsung. Antusiasme murid terlihat sejak hari pertama kegiatan, di mana setiap regu menunjukkan semangat dan kekompakan dalam mengikuti setiap cabang lomba.

Kepala UPT SD Negeri 17 Bajoe, Ahmad Aswar M, S.Pd., M.Pd, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran kokurikuler yang bertujuan mengembangkan karakter murid secara holistik.

“Melalui tema ‘Aku Cinta Indonesia’, kami ingin menanamkan rasa cinta terhadap budaya bangsa sekaligus memperkuat nilai-nilai keimanan, kerja sama, kolaborasi, dan kesehatan. Permainan tradisional dipilih karena memiliki banyak nilai edukatif yang sangat relevan dengan kebutuhan pembentukan karakter anak saat ini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana untuk melestarikan kearifan lokal sekaligus mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai dan permainan digital,” ujar Ahmad Aswar.

BACA JUGA:  UPT SD Inpres 5/81 Tibojong Gelar Sarapan Sehat Bersama

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, murid, dan orang tua yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan sehingga dapat berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan.

Melalui kegiatan akhir kokurikuler ini, SD Negeri 17 Bajoe berharap para murid tidak hanya memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga semakin mengenal, mencintai, dan melestarikan budaya Indonesia sebagai bagian dari identitas bangsa yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. (Tamzil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.