HIMAPRODI PGMI UI Ahmad Dahlan Sinjai Gelar Pelatihan Deep Learning bagi Guru SD se-Kabupaten Sinjai

oleh -116 x dibaca

SINJAI, TRIBUNBONEONLINE.COM–Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (HIMAPRODI PGMI) Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai menggelar Pelatihan Guru bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Berbasis Kurikulum Merdeka Bagi Guru Sekolah Dasar” yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai dari 18–19 Juni 2026.

Pelatihan ini dilandasi oleh kebutuhan akan transformasi praktik pembelajaran di sekolah dasar yang selama ini masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain dominasi pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru, kecenderungan penekanan pada aspek administratif, serta terbatasnya ruang bagi peserta didik untuk membangun pemahaman yang bermakna. Dalam perspektif pedagogis, kondisi tersebut berpotensi menghambat terwujudnya tujuan Kurikulum Merdeka yang menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran.

BACA JUGA:  Rutinitas Sabtu Pagi Murid MI Arrahman Pajekko, Usai Baca Surat Yasin Mendengar Nasehat Dari Guru Madrasah

Pelatihan ini menghadirkan tiga narasumber, dua di antaranya dosen UIAD Sinjai, Dr. Harmilawati, M.Pd., dan Dr. Atmaranie Dewi Purnama, M.Pd. dan utusan dari Dinas Pendidikan yaitu Akmal Juhaepa, S.Pd., M.Pd. ketiganya memberikan materi terkait implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) yang berorientasi pada penguatan kompetensi peserta didik melalui pendekatan yang lebih bermakna, kontekstual, dan berpusat pada siswa sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka.

Ketua Umum HIMAPRODI PGMI UIAD Sinjai, Ahmad Faiz, mengatakan melalui rangkaian pemaparan materi, diskusi reflektif, serta praktik penyusunan perangkat pembelajaran, kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan guru-guru sekolah dasar yang lebih adaptif, inovatif, dan memiliki kemampuan untuk menerapkan pembelajaran berbasis bukti (*evidence-based practice*).

BACA JUGA:  Langkah Penting Menuju Kenaikan Kelas, MI Arrahman Pajekko Laksanakan AAT Tahun Pelajaran 2025/2026

“Pada akhirnya, penguatan kompetensi guru melalui pelatihan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar serta mendukung terwujudnya profil pelajar Pancasila yang berkarakter, bernalar kritis, kreatif, dan mampu menghadapi dinamika perubahan pada abad ke-21,” ungkap Ahmad Faiz. (LSee)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.