Sawah Mappesangka Jadi Simbol Penguatan Bone sebagai Daerah Penyangga Pangan

oleh -53 x dibaca

BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM– Hamparan sawah di Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, pada Minggu pagi (24/5/2026) tampak berbeda dari biasanya. Deretan petani, personel TNI, mahasiswa, penyuluh pertanian, hingga jajaran pemerintah daerah berdiri berbaur di pematang sawah. Di tengah lumpur dan hamparan lahan yang siap tanam, semangat gotong royong menjadi pemandangan utama.

Di lokasi itu, Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman turun langsung melakukan penanaman padi bersama personel Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 920/Lasalaga, penyuluh pertanian, siswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, serta masyarakat setempat.

Bukan sekadar seremoni tanam padi, kegiatan ini menjadi simbol penguatan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mempertegas posisi Kabupaten Bone sebagai salah satu daerah penyangga pangan di Sulawesi Selatan.

BACA JUGA:  Bupati Bone Bagikan Paket Pangan Ramadan dan Pesan Tetap Jadi Garda Terdepan Pemerintah

Dengan mengenakan pakaian lapangan dan menyatu bersama peserta lainnya, Bupati Bone ikut menjejak sawah, menanam bibit padi secara gotong royong. Kehadirannya di tengah para petani memperlihatkan pesan sederhana namun kuat: pembangunan pertanian tidak cukup dibicarakan dari balik meja, tetapi perlu hadir langsung di lapangan.

“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan tanam padi ini, kita ingin memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TNI, dunia pendidikan, dan masyarakat untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta menjaga semangat gotong royong di Kabupaten Bone,” ujarnya.

Ratusan personel TNI yang terlibat tidak hanya hadir sebagai pendukung kegiatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi dalam sektor strategis, yakni pertanian. Kehadiran mereka berdampingan dengan mahasiswa Polbangtan Gowa dan warga menciptakan suasana kebersamaan yang hangat dan penuh semangat.

BACA JUGA:  HSN 2025, Bupati Bone: Santri Harus Menjadi Bagian dari Solusi, Bukan Penonton

Di sisi lain, keterlibatan siswa Polbangtan Gowa memberi warna tersendiri dalam kegiatan tersebut. Generasi muda pertanian hadir tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga membawa semangat pembaruan melalui edukasi dan pengenalan konsep pertanian modern serta berkelanjutan kepada masyarakat.

Kabupaten Bone sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Selatan. Karena itu, perhatian terhadap sektor pertanian menjadi agenda penting yang membutuhkan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak.

Kegiatan tanam padi di Desa Mappesangka menjadi gambaran nyata bahwa ketahanan pangan tidak dibangun oleh satu institusi semata. Ia tumbuh dari kolaborasi—antara pemerintah yang hadir, TNI yang mendukung, dunia pendidikan yang memberi inovasi, dan masyarakat yang menjadi penggerak utama.

BACA JUGA:  Sang Juara "Sayembara" Maskot Pilkada Bone 2024

Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana antusias tampak menyelimuti area persawahan. Tangan-tangan yang bekerja bersama di antara lumpur sawah menjadi simbol kuat bahwa di Bone, harapan untuk pertanian dan kesejahteraan petani terus ditanam, satu bibit demi satu bibit. (Ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.