WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Watampone yang baru, Helmy Lesmana, SE, Ak, MBA melakukan kunjungan audiensi kepada Bupati Bone pada Jumat (2/10) di Rumah Jabatan Bupati Bone.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut, Helmy Lesmana memperkenalkan diri sebagai Kepala KPP Pratama Watampone yang baru. Ia menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan serta memperkuat sinergi dan kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan baik antara KPP Pratama Watampone dengan Pemerintah Kabupaten Bone.
“Kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan diri. KPP Pratama Watampone berkomitmen untuk terus menjaga sinergi yang sudah sangat baik dengan Pemkab Bone. Kami berharap kolaborasi ini semakin kuat dalam mendukung pembangunan di Kabupaten Bone,” ujar Helmy Lesmana.
Audiensi tersebut disambut baik Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, S.Sos, MM. Pada kesempatan itu, Andi Asman Sulaiman mengharapkan agar kerja sama antara Pemkab Bone dan KPP Pratama Watampone tidak hanya terbatas pada sektor penerimaan pajak saja, namun juga merambah pada pembinaan ekonomi masyarakat.
Bupati berharap KPP Pratama Watampone dapat bersama-sama dengan Pemerintah Daerah melakukan pendampingan kepada para pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bone.
“Kami berharap KPP bisa bersama-sama Pemda melakukan pendampingan kepada pelaku usaha, UMKM di Kabupaten Bone. Mulai dari bagaimana menjalankan usaha yang baik, sampai pada bagaimana memenuhi kewajiban perpajakannya dengan benar. Sehingga usaha mereka maju, dan kesadaran pajaknya juga meningkat,” ungkap Andi Asman Sulaiman.
Melalui audiensi ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang lebih konkret, antara lain melalui kegiatan edukasi perpajakan bersama, pendampingan UMKM binaan Pemkab Bone, serta penguatan data potensi pajak daerah.
KPP Pratama Watampone dan Pemerintah Kabupaten Bone sepakat untuk terus menjaga komunikasi dan koordinasi demi mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat serta optimalisasi penerimaan negara dan daerah. (Asdar)







