Bupati Bone Dorong ASN Berinovasi, Andi Asman: Tinggalkan Gaya Hidup Konsumtif

oleh -61 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE–Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, mendorong seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone menghadirkan inovasi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Pesan itu disampaikan saat membuka Bone Innovation Award 2026 di Gedung PKK Bone, Kompleks Kantor Bupati Bone, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan yang digelar Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Bone tersebut mengusung tema “Menciptakan Masa Depan Melalui Inovasi yang Berkelanjutan” dan dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen serta pelaporan inovasi daerah 2026.

Dalam sambutannya, Andi Asman Sulaiman menegaskan, inovasi tidak selalu harus berupa program besar dan rumit. Menurutnya, perubahan sederhana yang mampu mempermudah pelayanan publik maupun meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan juga merupakan bentuk inovasi yang bernilai.

BACA JUGA:  Kanwil DJP Sulselbartra dan Pemkab Bone Teken MoU Layanan Perpajakan di Mall Pelayanan Publik Bone

“Jangan berpikir inovasi itu harus besar. Hal kecil yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dan pemerintah juga termasuk inovasi,” ujarnya.

Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lebih aktif melahirkan gagasan baru yang solutif, efektif, dan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bone.

Selain menyoroti pentingnya budaya inovasi, Bupati Bone juga mengingatkan ASN agar menghindari pola hidup konsumtif yang dinilai berpotensi memengaruhi kondisi ekonomi keluarga hingga kinerja aparatur.

Ia menyinggung kebiasaan berlebihan dalam menghadiri pesta pernikahan maupun tren membuat banyak seragam untuk satu kegiatan tertentu.

BACA JUGA:  Takdir yang Ditempa Ombak, Kisah Sainal Abidin, dari Penjaga Sekolah hingga Camat Sibulue

Menurutnya, gaya hidup semacam itu perlu dikendalikan agar ASN dapat lebih fokus pada produktivitas dan stabilitas keluarga.

“Pola hidup berlebihan bisa memicu persoalan rumah tangga. Pemerintah tentu prihatin melihat tingginya angka permohonan perceraian,” katanya.

Andi Asman Sulaiman mengaku hingga kini belum menandatangani rekomendasi perceraian ASN karena menilai persoalan rumah tangga perlu disikapi secara bijak dan melalui pembinaan terlebih dahulu.

Sebagai langkah penguatan pembinaan kepegawaian, ia mengusulkan agar ASN maupun non-ASN yang akan menikah mendapatkan pendampingan serta pembinaan khusus melalui BKPSDM Bone.

BACA JUGA:  Masyarakat Menjerit : Diamnya Bupati Bone dan Represif Aparat Kepolisian

Tak hanya itu, Bupati Bone juga menggagas inovasi sebagai salah satu indikator utama promosi jabatan pejabat eselon.

Menurutnya, pejabat yang akan menduduki jabatan strategis harus memiliki gagasan inovatif yang jelas, terukur, dan berdampak nyata.

“Ke depan, pejabat eselon harus punya proyek inovasi. Jadi bukan hanya administrasi, tetapi juga ada karya dan solusi yang dihasilkan,” tegasnya.

Melalui Bone Innovation Award 2026, Pemkab Bone berharap budaya kerja inovatif semakin tumbuh di seluruh OPD sehingga pelayanan publik menjadi lebih efektif. (Sugi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.