Jamaah Haji Kloter 4 Bone Dilepas Terpisah: Jaga Identitas Sebagai Duta Daerah

oleh -130 x dibaca
Jamaah haji kloter 4 Bone (UPG 17) swafoto bersama sebelum dilepas ke tanah suci.

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Sebanyak 34 calon jamaah haji (CJH) Kloter 4 Kabupaten Bone (UPG 17) Embarkasi Makassar dilepas secara terpisah di Masjid Agung Al-Markaz Al-Ma’arif, Kota Watampone, Sabtu pagi (2/5/2026) sekitar pukul 08.00 Wita.

Pelepasan ini berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga jamaah serta panitia. Sementara itu, kelompok jamaah lainnya yang tergabung dalam KBIHU Hajar Aswad sebanyak sekitar 142 orang diberangkatkan dari Kecamatan Libureng.

Dalam arahannya, Ustadz H. Azis menekankan pentingnya menjaga kebersamaan selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Ia mengingatkan bahwa para jamaah tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga nama daerah.

BACA JUGA:  Evakuasi Pohon Lapuk Di Depan Kampus Uniasman, Danyon Ichsan: Wujud Sinergitas Brimob Bone

“Kita semua bersaudara dan merupakan tamu Allah. Kita juga sebagai perwakilan daerah Bone, jadi jaga nama baik Bone,” ujarnya.

Selain itu, Azis juga mengingatkan jamaah untuk menjaga kondisi fisik agar tetap prima selama menjalani rangkaian ibadah. Ia turut menitipkan pesan agar para jamaah mendoakan para pemimpin daerah.

“Selain jaga kesehatan, doakan pemimpin kita di Bone agar bisa melanjutkan pembangunan di Bone,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan perkembangan keberangkatan jamaah sebelumnya. Kloter 2 asal Bone, kata dia, telah lebih dulu bergeser ke Mekkah untuk menjalankan rangkaian ibadah haji.

BACA JUGA:  Film "Keluar Main 1994" Akan Segera Tayang, Begini Alur Cerita Singkatnya

Sementara itu, Kloter 4 yang diberangkatkan saat ini masuk dalam gelombang kedua, dengan rute penerbangan menuju Jeddah sebelum melanjutkan perjalanan ke Madinah.

Menutup arahannya, Azis berharap seluruh jamaah mampu mengamalkan materi bimbingan manasik yang telah diikuti sebelumnya, sehingga dapat menjalankan ibadah dengan tertib, lancar, dan sesuai tuntunan.

Pelepasan jamaah haji ini menjadi bagian dari rangkaian penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang terus mendapat perhatian pemerintah daerah dan masyarakat, dengan harapan seluruh jamaah dapat menunaikan rukun Islam kelima secara sempurna serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. (Sugi)

BACA JUGA:  LTI dan Alumni UNIM Bone Gelar Temu Kangen, Begini yang Dibahas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.