KKKS Kecamatan Awangpone Ramaikan Festival Kuliner HJB ke-696 dengan Sajian Tradisional

oleh -227 x dibaca

AWANGPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Awangpone turut ambil bagian dalam Festival Kuliner dalam rangka Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 yang digelar pada Senin (06/04/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 27 KKKS se-Kabupaten Bone yang menampilkan beragam kuliner khas daerah.

Pada ajang tersebut, KKKS Kecamatan Awangpone menghadirkan berbagai menu tradisional yang menggugah selera. Di antaranya sokko hitam, langka’ ketan hitam putih, serta buras. Selain itu, aneka lauk khas juga disajikan seperti ayam kampung nasu likku, gagape udang, kepiting asam manis, batari (bandeng tanpa duri), pepes ikan, bajabu, telur rebus, dan salonde.

BACA JUGA:  Pengawas Laksanakan Supervisi Akademik di UPT SD Inpres 5/81 Samaelo

Tak hanya itu, berbagai makanan penutup turut melengkapi sajian, di antaranya taripang, doko cangkuli, dan tape hitam yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Stand kuliner KKKS Kecamatan Awangpone dijaga langsung oleh para kepala sekolah, yakni Hasniati, S.Pd. (Kepala SD Negeri 40 Macope), A. Reskiana, S.Pd.Gr (Kepala SD Inpres 12/79 Macope), dan Hj. Erniati, S.Pd. (Kepala SD Negeri 48 Pacing).

Sementara itu, pengurus K3S Kecamatan Awangpone juga turut aktif dalam menyukseskan kegiatan ini, yaitu Nurlina, S.Pd., M.M. selaku ketua, Marlina, S.Pd., M.M. selaku sekretaris, dan Hj. Cahaya, S.Pd. selaku bendahara.

BACA JUGA:  MI Tunas Harapan Sugiale Gelar Asesmen Akhir Semester secara Online dan Manual

Ketua KKKS Kecamatan Awangpone, Nurlina, S.Pd., M.M., mengatakan bahwa keikutsertaan dalam festival kuliner ini merupakan bentuk partisipasi aktif dunia pendidikan dalam melestarikan budaya lokal.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan sekaligus melestarikan kuliner tradisional khas daerah kepada masyarakat luas. Selain itu, ini juga menjadi ajang silaturahmi antar KKKS se-Kabupaten Bone,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya sebagai upaya menjaga warisan budaya sekaligus mempererat kebersamaan antar tenaga pendidik di Kabupaten Bone. (Tamzil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.