Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan UPT SMPN 1 Salomekko Kenakan Baju Adat di Hari Jadi Bone ke-696

oleh -40 x dibaca

SALOMEKKO, TRIBUNBONEONLINE.COM –Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bone (HJB) ke-696, seluruh Tenaga Pendidik dan Tenaga KependidikanUPT SMP Negeri 1 Salomekko, Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, tampil kompak mengenakan busana adat. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya sekaligus upaya melestarikan tradisi daerah di lingkungan pendidikan. Senin (06/04/2026).

Sejak pagi hari, suasana sekolah tampak berbeda dari biasanya. Para guru hadir dengan balutan pakaian adat khas Bugis yang anggun dan sarat makna. Nuansa kearifan lokal pun terasa kental, menciptakan semangat kebersamaan di antara warga sekolah. Meskipun menggunakan pakaian adat yang berbeda dari biasanya mereka tetap melaksanakan kegiatan upacara dengan khidmat

BACA JUGA:  Akhir Masa Pelajaran di Bulan Puasa, SMPN 2 Lappariaja Gelar Bukber

Kepala SMPN 1 Salomekko, Nur Baety Syahrir, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa penggunaan busana adat ini merupakan wujud kecintaan terhadap budaya daerah serta bagian dari pendidikan karakter bagi pelajar.

“Momentum Hari Jadi Bone ke-696 ini kami manfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai budaya kepada pelajar. Dengan mengenakan pakaian adat, guru dapat menjadi teladan dalam melestarikan tradisi serta menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas daerah,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memiliki makna edukatif yang penting bagi generasi muda agar tetap menghargai warisan budaya di tengah perkembangan zaman.

BACA JUGA:  Penutupan Perayaan HUT ke-80 RI Tahun 2025 Kecamatan Cenrana Berlangsung Meriah

Para pelajar pun terlihat antusias mengikuti kegiatan pembelajaran di tengah suasana yang berbeda. Beberapa di antaranya turut mengenakan pakaian adat, sehingga menambah semarak peringatan Hari Jadi Bone.

Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal, peringatan Hari Jadi Bone ke-696 di UPT SMPN 1 Salomekko diharapkan mampu memperkuat karakter generasi muda yang berbudaya, berakhlak, dan bangga menjadi bagian dari Kabupaten Bone. (Tamzil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.