Hari Pertama Masuk Sekolah Pasca Idul Fitri, UPT SD Negeri 27 Passippo Gelar Upacara Khidmat

oleh -92 x dibaca

PALAKKA, TRIBUNBONEONLINE.COM – Hari pertama masuk sekolah setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H dimanfaatkan seluruh satuan pendidikan untuk melaksanakan upacara bendera, termasuk di UPT SD Negeri 27 Passippo Kecamatan Palakka Kabupaten Bone. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, serta murid kelas 1 hingga kelas 6.

Upacara yang digelar di halaman sekolah berlangsung dengan penuh khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan sesuai susunan upacara, termasuk pembacaan amanat serentak dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

Bertindak selaku pembina upacara, Kepala UPT SD Negeri 27 Passippo, Suherman, S.Pd., Gr., menyampaikan pidato seragam dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah. Dalam amanat tersebut, ditekankan pentingnya membangun semangat belajar, kedisiplinan, serta karakter positif bagi seluruh murid pasca libur panjang.

BACA JUGA:  DPK BKPRMI Kajuara Bersama Penyuluh Agama dan BKMT Peduli Kaum Dhuafa dan Sarana Ibadah

Suasana upacara semakin semarak ketika para murid secara bersama-sama menyanyikan lagu Rukun Sama Teman yang menggambarkan pentingnya kebersamaan dan sikap saling menghargai di lingkungan sekolah.

 

Selain itu, pihak sekolah juga mensosialisasikan gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai upaya membentuk lingkungan sekolah yang nyaman dan kondusif. Tidak hanya itu,

 

Mengingatkan kembali penerapan 7 kebiasaan anak indonesia hebat Kebiasaan Indonesia Hebat, yaitu bangun pagi, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat.

Dalam kesempatan tersebut, turut disampaikan pula penerapan PP No. 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas). Regulasi ini menekankan tiga hal penting, yakni:

BACA JUGA:  Mudahkan Akses Warga, Babinsa Koramil 1407-13/Sibulue Kodim 1407/Bone Melaksanakan Gotong Royong Membangun Jembatan

Screen Time, pembatasan waktu penggunaan layar,

Screen Zone, penggunaan gadget di tempat yang tepat,

Screen Break, mengistirahatkan mata dan tubuh dari penggunaan perangkat digital.

Melalui berbagai program dan sosialisasi tersebut, pihak sekolah berharap seluruh murid dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini bertujuan untuk membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter, sesuai dengan cita-cita menciptakan generasi Indonesia yang hebat. (Tamzil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.