TANETE RIATTANG TIMUR, TRIBUNBONEONLINE.COM– Dalam rangka menanamkan nilai-nilai religius kepada murid selama bulan suci Ramadan, UPT SD Inpres 10/73 Waetuwo, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone membuka kegiatan Pesantren Kilat Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut diawali dengan pelaksanaan salat duha dan tadarus Al-Qur’an bersama di lingkungan sekolah, Senin (09/03/2026).
Pesantren kilat tahun ini mengusung tema “Ramadan Karim Membentuk Generasi Shaleh dan Shaleha, Beriman dan Bertakwa, Berakhlak Karimah, Ceria dan Bahagia.” Tema tersebut diharapkan mampu membentuk karakter religius siswa sejak dini.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala UPT SD Inpres 10/73 Waetuwo, Arsidah, S.Pd, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa pesantren kilat merupakan salah satu sarana pembinaan karakter keagamaan bagi murid selama bulan Ramadan.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada murid.
“Melalui kegiatan pesantren kilat ini, kami berharap murid dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, meningkatkan pemahaman tentang ajaran Islam, serta menumbuhkan sikap disiplin, sopan santun, dan saling menghargai sesama,” ujarnya.
Ia juga berharap para murid dapat memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperbanyak ibadah dan kegiatan positif yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Sementara itu, Guru Pendidikan Agama Islam UPT SD Inpres 10/73 Waetuwo, Sakkatang, S.Pd.I., Gr, mengatakan bahwa berbagai kegiatan keagamaan akan dilaksanakan selama pesantren kilat berlangsung.
Di antaranya tadarus Al-Qur’an, pembelajaran tentang akhlak dan ibadah, serta pembiasaan kegiatan religius lainnya.
“Meskipun para murid sedang menjalankan ibadah puasa, hal tersebut tidak mengurangi semangat dan keceriaan mereka dalam belajar. Justru melalui pesantren kilat ini diharapkan murid tetap ceria, bahagia, dan semakin semangat dalam menuntut ilmu sesuai dengan tema kegiatan,” ungkapnya.
Kegiatan pesantren kilat ini diikuti oleh seluruh murid dengan penuh antusias sebagai bagian dari upaya sekolah dalam membentuk generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. (Tamzil)








