KAHU, TRIBUNBONEONLINE.COM– Bagi Amira Nurul Janna, pencak silat bukan sekadar olahraga prestasi, melainkan bagian dari jati diri dan identitas bangsa. Atlet muda asal Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone ini membuktikan pandangannya melalui capaian gemilang dengan meraih medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) IPSI yang digelar di GOR Sudiang, Makassar, pada Desember 2025 lalu.
Amira merupakan atlet pencak silat putri Perguruan Sempreng 7 (S7) Kahu. Di usianya yang masih 14 tahun, ia tercatat sebagai siswi kelas IX SMP Negeri 1 Kahu dan mampu tampil kompetitif di ajang nasional tersebut.
Menurut Amira, pencak silat mengajarkannya disiplin fisik dan mental yang kuat.
“Saya memilih pencak silat karena bagi saya silat bukan hanya bela diri, tetapi juga identitas bangsa. Saya ingin mengasah fisik dan mental melalui disiplin yang diajarkan,” ujarnya. Saat diwawancari Kamis (8/1/2026).
Ia menegaskan komitmennya untuk terus berlatih secara konsisten demi meningkatkan kemampuan diri.
“Saya berharap bisa menjadi atlet profesional dan membawa nama baik pencak silat ke kancah nasional maupun internasional,” tambahnya.
Prestasi yang diraih Amira menjadi bukti potensi besar atlet muda daerah, sekaligus harapan bagi keberlanjutan pembinaan pencak silat di Kabupaten Bone. (Aff)









