Murid MIN 8 Bone Gelar Sosialisasi Bahaya Merokok dan Narkoba

oleh -509 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM –Di tengah hiruk pikuk aktivitas sehari-hari, murid kelas V.B MIN 8 Bone menghadirkan sebuah momen yang bukan hanya kreatif, tetapi juga menyentuh hati. Mereka turun langsung ke sekitar Lapangan Merdeka Watampone untuk mengajak masyarakat menjauhi bahaya merokok dan narkoba sebuah langkah kecil, namun mengandung nilai besar bagi masa depan mereka. Kamis, (11/12/25).

Dengan membawa poster-poster unik hasil karya sendiri, wajah-wajah kecil itu berdiri percaya diri di hadapan publik. Gambar-gambar penuh warna dan pesan moral yang mereka tuliskan bukan sekadar tugas sekolah, tetapi suara ketulusan dari murid -murid yang ingin lingkungannya tumbuh sehat. Banyak warga yang tersentuh, beberapa bahkan berhenti sejenak untuk memberikan apresiasi dan berfoto bersama.

Kegiatan berlangsung di bawah pendampingan wali kelas V.B, Andi Hamrianto, yang hadir bukan hanya sebagai pengawas, tetapi sebagai sosok pembimbing yang menuntun mereka dengan hati. Ia memastikan bahwa setiap langkah murid -murid nya mengandung nilai, setiap tindakan membawa pelajaran, dan setiap kata yang mereka sampaikan tertanam sebagai karakter.

BACA JUGA:  Beri Arahan Saat Glady Bersih Simulasi Sispamkota, Ini Penekanan Danyon Ichsan

Sebagai bentuk motivasi, diberikan apresiasi kepada beberapa karya terbaik

Gambar terbaik Athifa Inuhfa, yang berhasil menggambarkan bahaya rokok dengan visual yang kuat dan menyentuh.

Pesan terbaik Naura Nuraswi Ramadhani, dengan tulisan sederhana namun sangat mengena.

Hasil jepretan terbaik Kelompok 5 yang terdiri dari A. Nursyafiah Salsabila, Syamimi, Safwan, Azka, dan Al-Fatih, yang mampu menangkap momen sosialisasi secara natural dan penuh makna.

Kegiatan ini menjadi ruang belajar yang begitu kaya. Murid -murid tidak hanya belajar membuat poster, tetapi belajar menghadapi masyarakat, menyampaikan kebaikan, dan berdiri untuk sebuah nilai. Mereka belajar bahwa kebaikan bukan hanya disampaikan di kelas, tetapi dihidupkan di tengah masyarakat.

BACA JUGA:  Kolaborasi Tim SAR Brimob dan Personel Pos Basarnas Bone Patroli Pantau Arus Mudik di Pelabuhan Bajoe

Lebih dalam lagi, pengalaman ini adalah bekal besar yang akan mereka bawa menuju 2045 Indonesia Emas. Di tahun itu, merekalah yang akan berdiri sebagai pemimpin, penggerak perubahan, dan penjaga moral bangsa. Hari ini mereka berdiri di Lapangan Merdeka, tetapi kelak merekalah yang akan berdiri untuk Indonesia dengan keberanian, kepekaan sosial, dan hati yang bersih.

Wali kelas V.B, Andi Hamrianto, tak mampu menyembunyikan keharuannya. Ia berkata,

“Anak-anakku… suatu hari kalian akan menyadari bahwa yang kita lakukan hari ini bukan soal poster, bukan soal tugas. Ini tentang masa depan kalian. Ini tentang keberanian untuk berkata benar ketika banyak orang memilih diam. Saya bangga… sangat bangga melihat kalian tumbuh menjadi pribadi yang peduli dan berani. Semoga Allah menjaga langkah-langkah kecil kalian ini sampai menjadi langkah besar bagi bangsa.”

BACA JUGA:  Kakan SAR Makassar Bertandang Ke Mako Brimob Bone, Danyon Ichsan: Wujud Sinergitas Terjalin Baik

Kegiatan ini mengajarkan bahwa perubahan besar sering dimulai dari hati kecil seseorang. Dan hari itu, di bawah langit Watampone, hati-hati kecil itu tampak begitu besar: penuh kepedulian, keberanian, dan cinta untuk sesama. MIN 8 Bone kembali membuktikan bahwa pendidikan sejati bukan sekadar angka di rapor, tetapi bagaimana murid -murid bisa membawa kebaikan ke tengah kehidupan. (Tamzil/A. Anto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.