Jumat Berkah Tanpa Uang Jajan MIN 8 Bone Terapkan Kebiasaan Positif

oleh -1,427 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Dalam rangka membentuk karakter murid yang mandiri, hemat, dan bersyukur, kelas V.B MIN 8 Bone di bawah bimbingan wali kelas Andi Hamrianto menerapkan kesepakatan kelas yang unik dan penuh makna, yaitu Program Jumat Berkah.

Program ini mengatur agar setiap hari Jumat saat masuk pagi, seluruh murid membawa bekal makanan dari rumah dengan resep sederhana buatan ibu serta air minum pribadi. Menariknya, murid juga dianjurkan untuk tidak membawa uang jajan ke sekolah pada Jumat, (25/07/25).

Kebiasaan ini bertujuan menanamkan nilai kesederhanaan, kebersamaan, serta menghargai hasil masakan orang tua di rumah. Dengan tidak membawa uang jajan, murid juga diajarkan untuk menahan diri dari konsumsi jajanan yang kurang sehat.

BACA JUGA:  Transformasi Kelembagaan UM Bone: Revisi Dokumen Strategis untuk Menguatkan Mutu dan Daya Saing

Andi Hamrianto menjelaskan bahwa langkah ini merupakan hasil musyawarah bersama murid yang disepakati sebagai bentuk komitmen membangun budaya positif di kelas. “Kami ingin murid -murid terbiasa dengan gaya hidup sehat dan penuh makna. Kesederhanaan bukan berarti kekurangan, tapi justru mencerminkan kekuatan hati dan kedekatan dengan keluarga,” ujarnya.

Salah seorang murid, Athifa Inuhfa, bersama teman-temannya tampak antusias mengikuti program ini. Mereka duduk melantai bersama saat istirahat pagi, saling berbagi cerita sambil menikmati bekal masing-masing dengan suasana penuh kehangatan.

Kebersamaan dalam menyantap makanan sederhana ini juga menciptakan suasana kekeluargaan yang erat di dalam kelas. Murid -murid belajar untuk tidak saling membeda-bedakan makanan dan menikmati momen makan bersama dengan rasa syukur.

BACA JUGA:  SD Negeri 22 Jeppe'E Gelar Karya Projek P5 Bertema Kewirausahaan, Hari Pengusaha Cilik, Mengasah Jiwa Inovatif Pelajar

Program ini diharapkan bisa menjadi tempat inspirasi bagi sekolah lainnya untuk menerapkan kebiasaan serupa, sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang sehat, peduli, dan berkarakter. (*Red/Tamzil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.