Mahasiswa UNIM Bone Berhasil Lolos PKM Bidang Kewirausahaan dengan Ciptakan Solusi Sabun Cuci Piring Ramah Lingkungan

oleh -728 x dibaca

WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Tim mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah (UNIM) Bone berhasil membuat gebrakan dalam bidang kewirausahaan dengan penemuan sabun cuci piring alternatif yang ramah lingkungan dan efektif, yang mereka beri nama “Banawash”. Inovasi ini tidak hanya menjadikan solusi untuk membersihkan perabotan dapur, tetapi juga sebagai pencegah dermatitis kontak iritan.

Tim yang terdiri dari tiga mahasiswa ini berhasil lolos pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Bidang Kewirausahaan dengan penelitian mereka yang menggabungkan ekstrak belimbing wuluh, kulit pisang, dan minyak jelantah sebagai bahan dasar pembuatan sabun cuci piring alternatif.

BACA JUGA:  SD Inpres 3/77 Pattimpa Gelar Rapat RKAS

Menurut ketua tim, Faikatun Nisa, Banawash diciptakan sebagai jawaban atas kebutuhan akan sabun cuci piring yang ramah lingkungan dan aman bagi kesehatan penggunanya. “Kami berharap Banawash dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam menjaga kebersihan dapur tanpa mengorbankan kesehatan kulit,” ujarnya, Ahad (05/05/2024).

Ekstrak belimbing wuluh dipilih karena kandungan asamnya yang tinggi mampu mengatasi lemak dan kotoran dengan efektif. Sementara kulit pisang memberikan sifat antibakteri alami, dan minyak jelantah memberikan efek pelembut pada kulit, serta mengurangi efek iritasi yang biasa ditimbulkan oleh deterjen kimia.

BACA JUGA:  Wakili SDN 3 Sinjai, Zain Alfito Juara 1 Lomba Nyanyi Solo pada Peringatan Hardiknas

Sirwanti, S.Pd., M.Pd, selaku dosen pembimbing tim, menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa UNIM Bone ini. “Inovasi mereka tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki dampak positif bagi lingkungan dan kesehatan. Ini adalah langkah besar dalam mendorong kewirausahaan berbasis inovasi di kalangan mahasiswa,” ujarnya.

Prestasi yang tim raih dalam kelolosan proposal PKM-PM tahun pendanaan 2024 ini juga tidak lepas dari dukungan dan bimbingan dosen pendamping, seperti Dr. A.M. Irfan Taufan Asfar, MT.,M.Pd, Dr. A. M. Iqbal Akbar Asfar, MT., M.Pd, Andi Nurannisa, S.Pd serta seluruh tim Epicentrum PKM UNIM Bone yang telah memberikan bimbingan yang tak henti-hentinya kepada tim dalam mengembangkan ide kreatif ini. (*)

BACA JUGA:  Reuni Akbar, Pj. Bupati Bone Lepas Ratusan Peserta Jalan Santai IKA SMANSA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.