PONRE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Kehadiran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Regional La Mappapening di Desa Mappesangka Kecamatan Ponre Kabupaten Bone mendorong sejumlah pemodal nasional, serta pemodal lokal berlomba lebarkan sayap usahanya dengan membangun fasilitas untuk tunjang pertumbuhan dan perkembangan Desa Mappesangka kedepan.
Desa Mappesangka kini, nampak sudah terlihat berubah dratis menuju sebuah desa yang maju dan moderen dengan berwajah kota. Diperkirakan 10 hingga 25 tahun mendatang desa ini bakal menjadi ibu kota kabupaten.

Tanda-tanda akan menuju menjadi kota, hadirnya sejumlah fasilitas umum (fasum) di desa ini, hingga fasilitas waralaba (ritel) pun sudah digunakan masyarakat setempat, tinggal bagaimana masyarakatnya menjaga dan merawat aset ini.
Salah satunya fasilitas penunjang hadir RS yakni, dengan hadir sejumlah toko obat atau lebih dikenal Apotik, selain itu hadir pula kebutuhan penginapan, kost-kost-an hingga perumahan sudah hadir di Desa ini.
Dan bukan tidak mungkin dengan waktu tidak lalu lama, para pemodal besar bakal tanam investasinya di desa ini dengan membangun, mall, supermarket, hotel hingga kantor bank.
Besar harapan masyarakat fasilitas-fasilitas itu hadir di tengah-tengah mereka, namun tidak mematikan usaha-usaha kecil yang masih eksis bertahan di tengah gempuran bisnis waralaba.
Masyarakat sudah mengetahui sejumlah fasum hadir di Desa ini, bisa disebutkan, seperti hadirnya, fasilitas ibadah bagi umat muslim, dengan berdiri kokohnya dan megah, Islamic Center, Masjid Imam Syafei yang peresmian simbolis oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, belum lama ini, lalu berlanjut ke fasilitas pendidikan, hadir Kampus II Polbangtan Gowa.
Lalu fasilitas olahraga, kini lapangan sepak bola, bakal disulap menjadi lapangan sepak bola representatif berwajah stadion mini, kemudian fasilitas kesehatan, kini hadir RS megah dengan peralatan medis yang canggih memenuhi pelayanan kesehatan bagi masyarakat Bosowasi tanpa harus jauh-jauh berobat ke ibukota Provinsi Sulawesi Selatan, Makassar. (*)