DUA BOCCOE, TRIBUNBONEONLINE.COM – UPT SMP Negeri 3 Dua Boccoe kembali menorehkan prestasi gemilang pada ajang lomba bola voli tingkat SMP/MTs dalam rangka Gebyar SMK Husada Kecamatan Tellu Siattinge yang berlangsung pada 10–16 Februari 2026.
Pada perhelatan tahun ini, tim voli putri sukses meraih Juara 1, sementara tim voli putra memastikan posisi Juara 3 setelah melalui pertandingan yang kompetitif dan penuh semangat. Menariknya, capaian tersebut berbanding terbalik dengan tahun sebelumnya, di mana tim putra berhasil meraih Juara 1. Tahun ini giliran tim putri yang tampil sebagai yang terbaik dan mengharumkan nama sekolah.
Prestasi ini tidak lepas dari kerja keras para atlet, dukungan penuh pihak sekolah, serta pembinaan intensif dari para pembina olahraga putra dan putri, yakni Junaid, S.Pd. dan Mursin, S.Pd. Keduanya secara konsisten melatih dan membina para pelajar dalam berbagai kegiatan olahraga.
Kepala UPT SMP Negeri 3 Dua Boccoe, Andi Sanawiah, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, anak-anak kembali membawa nama baik sekolah melalui prestasi yang membanggakan. Kemenangan ini adalah hasil dari kerja keras, disiplin, dan kebersamaan seluruh tim. Kami akan terus mendukung pengembangan bakat pelajar, khususnya di bidang olahraga,” ujarnya saat dihubungi via WhatsApp oleh tribunboneonline.com, Rabu (25/02/26).
Sementara itu, pembina olahraga Junaid, S.Pd., mengungkapkan bahwa capaian ini menjadi motivasi besar bagi para pelajar untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.
“Tahun lalu tim putra yang meraih Juara 1, dan tahun ini giliran tim putri yang menjadi juara. Ini membuktikan bahwa pembinaan berjalan merata dan berkelanjutan. Anak-anak menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Kami berharap prestasi ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi menjadi langkah awal untuk meraih lebih banyak kemenangan di masa mendatang,” tuturnya.
Dengan hasil membanggakan ini, UPT SMP Negeri 3 Dua Boccoe semakin menunjukkan komitmennya dalam mencetak pelajar berprestasi, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga dalam kegiatan ekstrakurikuler, khususnya olahraga. Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa pembinaan yang terarah mampu menghasilkan atlet muda yang potensial dan kompetitif. (Tamzil)







