Sambut Tahun Baru 2024, Pemdes Kajaolaliddong Gelar Dzikir dan Doa Bersama

oleh -802 x dibaca

BAREBBO,TRIBUNBONEONLINE.COM–Dalam rangka menyambut tahun baru 2024, Pemerintah Desa Kajaolalidong menggelar Dzikir dan Doa Bersama, Ahad (31/12/2023) di masjid Nurul Huda Bakke .

Kegiatan Dzikir, dan Doa Bersama itu dipimpin Ustad Syahrir . Acara ini mengusung Tema “Tahun 2024 Berzikir dan Doa bersama untuk Desa Kajaolalidong Bangkit Adil dan Sejahtera”.

Dzikir dan Doa Bersama ini tampak dihadiri kepala Desa Kajaolalidong Muh. Rusli, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta jamaah masjid Nurul Huda Bakke. Kegiatan ini digelar untuk berdoa bersama meminta pertolongan kepada Allah SWT agar desa Kajaolaliddong senantiasa dalam lindungan Allah SWT menuju desa Kajaolaliddong Bangkit Adil dan Sejahtera.

BACA JUGA:  Mantan Kades Samaenre Tiga Periode Tutup Usia, Ini Riwayatnya

Dalam sambutannya, Kepala Desa Kajaolalidong Muh. Rusli mengatakan berdzikir dan bershalawat bersama dilakukan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. “Serta dengan bershalawat dapat memberikan keberkahan bagi warga Muslim untuk bersiap diri memasuki tahun baru 1 Januari 2024,” katanya.

Muh. Rusli berharap momentum menyambut tahun baru untuk melakukan introspeksi diri terhadap Amaliah apa saja yang telah dilakukan selama 2023 dan berharap di 2024 lebih baik lagi beribadah dan beramal shaleh. “Melakukan muhasabah diri ibadah apa saja selama satu tahun 2023 yang telah kita lakukan semoga dapat diterima menjadi amal jariyah ibadah kita oleh Allah SWT, ” harapnya.

BACA JUGA:  Mutawalli Berharap Pemkab Bone Hadirkan Kandang Ayam dan Bebek Petelur di Desa-desa

Ia menambahkan Relevansi dan urgensi kegiatan ini, dzikir dan doa Bersama bertujuan untuk meminta perlindungan Allah SWT dan dijauhi dari semua musibah. Kita pererat rasa persatuan dan kesatuan diantara kita.

“Peringatan pergantian tahun masehi hendaknya kita jadikan sebagai momentum mengaktualisasikan nilai dan semangat kerja keras dan kerja ikhlas untuk perbaikan diri dan masyarakat kita secara keseluruhan. Semangat untuk meninggalkan hal-hal buruk dan menuju yang lebih baik, tidak mementingkan kehidupan diri sendiri akan tetapi ikut peduli dan empati terhadap penderitaan sesama,” tutupnya.(Tamzil)

BACA JUGA:  Korsleting Listrik, Kebakaran Hanguskan 2 Rumah di Desa Sugiale 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.