Berkarya Lewat Irama, Tim Marawis MTsN 4 Bone Hadir di Berbagai Hajatan Masyarakat 

oleh -156 x dibaca

BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Seni musik Islami menjadi salah satu ruang kreatif bagi murid MTsN 4 Bone untuk mengembangkan bakat sekaligus berkontribusi di tengah masyarakat. Melalui Tim Marawis, para murid tidak hanya aktif tampil dalam kegiatan keagamaan di madrasah, tetapi juga hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hingga acara pesta pernikahan.

Dengan perpaduan tabuhan alat musik marawis dan lantunan shalawat, Tim Marawis MTsN 4 Bone menghadirkan nuansa hiburan yang tetap sarat dengan nilai-nilai keislaman. Penampilan mereka menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam memeriahkan berbagai acara sekaligus menghadirkan hiburan yang edukatif, religius, dan menghibur.

Dalam setiap penampilan, para murid menunjukkan semangat dan kekompakan. Mereka memainkan alat musik secara bersama-sama sambil membawakan lantunan shalawat dengan penuh penghayatan. Penampilan tersebut tidak hanya mendapatkan perhatian dari jamaah atau tamu undangan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi para murid untuk melatih keberanian tampil di hadapan publik.

BACA JUGA:  Andi Obing Pahlevi dan Nur Rezki Amalia Dinobatkan Ana' Dara Kallolo Libureng

Keberadaan Tim Marawis juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mengembangkan potensi nonakademik murid. Melalui kegiatan seni Islami, murid mendapatkan ruang untuk menyalurkan bakat dan kreativitas sekaligus belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan kepercayaan diri.

Kegiatan tampil di berbagai momentum masyarakat, termasuk acara Maulid Nabi dan pesta pernikahan, memberikan pengalaman yang berbeda bagi para anggota tim. Mereka belajar menyesuaikan penampilan dengan karakter acara, tetap menjaga etika, serta membawa pesan-pesan positif melalui seni dan lantunan shalawat.

Kepala MTsN 4 Bone, A. Ridwan, S.Pd.I.,M.M mengapresiasi keberadaan dan aktivitas Tim Marawis yang dinilai memberikan ruang positif bagi murid untuk berkarya sekaligus berinteraksi dengan masyarakat.“Melalui marawis dan shalawat, anak-anak belajar berkarya, percaya diri, sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW,” ungkapnya, Rabu (9/9/2026).

BACA JUGA:  Usung Dulunna Awang Tangka, Kajuara Tampil Memukau di Karnaval Budaya HJB

Menurutnya, seni Islami dapat menjadi sarana pendidikan karakter yang efektif. Murid tidak hanya belajar memainkan alat musik, tetapi juga belajar bekerja dalam tim, menghargai orang lain, menjaga penampilan dan sikap, serta berani menunjukkan kemampuan mereka di tengah masyarakat.

Ke depan, Tim Marawis MTsN 4 Bone diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu wadah unggulan dalam pengembangan bakat dan kreativitas murid. Kehadirannya di berbagai kegiatan masyarakat juga menjadi bentuk nyata bahwa madrasah tidak hanya hadir melalui proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi turut memberikan kontribusi melalui karya dan kreativitas peserta didiknya.

BACA JUGA:  Syukuri Hasil Panen Melimpah, Warga Desa Walimpong Gelar Mappadendang Mappadekko

Dari panggung Maulid hingga perayaan pesta pernikahan, lantunan shalawat dan tabuhan marawis terus menggema. Bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi cara para murid MTsN 4 Bone berkarya, bersilaturahmi, dan menebarkan nilai-nilai Islami di tengah masyarakat.  (AhYan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.