DILANTIK, PENGURUS MUI KECAMATAN AWANGPONE

oleh -38 x dibaca

AWANGPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM– Pada Senin, 10 Agustus 2026 bertempat di Masjid Darul Rahman Dusun Lompo Desa Kajiara Kecamatan Awangpone Kab Bone, Ketua MUI Prof Dr KH Muh Amir HM, M.Ag melantik pengurus MUI Kec Awangpone periode 2026 – 2031.

Acara pelantikan yang dirangkaikan dengan pengajian bulanan Pokja Majelis Taklim se Kec Awangpone ini diawali pembacaan ayat Suci Al Quran, selanjutnya pembacaan SK oleh Sekretaris MUI Prof Nursyirwan, penandatanganan berita acara, dan penyerahan SK pengurus dari Ketua MUI Prof Muh Amir kepada Camat Awangpone yang diwakili Faisal.

BACA JUGA:  Tahun Lalu Juara 4, SMP 2 Tonra Tahun Ini Juara 1

Kegiatan ini berlangsung sangat meriah dengan menampilkan berbagai kegiatan yang bernuansa Islami dan dihadiri sekitar 300 ibu ibu majelis taklim dari 48 kelompok majelis taklim se Kec Awamgpone.

Ketua MUI Awangpone, Muhammad Adil, S.Pd, M.Pd melaporkan, pelantikan ini sudah dirancang setahun yang lalu dan hari ini sudah terkabulkan pelantilannya. MUI salah satu lembaga wahana bagi umat Islam dan kehadirannya menjadi tempat untuk melaksanakan kegiatan- kegiatan keagamaan.

Adil mengharapkan kepada pengurus yang baru dilantik agar dekat dengan masyarakat, generasi.muda, tokoh agama, pemerintah desa,
maupun yang lainnya.

BACA JUGA:  Wakil Bupati Bone Safari Ramadan di Massangkae

“Mohon maaf sekiranya dalam prosesi pelantikanan ini ada kekurangan dan keikhlafan,” ungkap Adil.

Camat Awangpone diwakili Faisal mengucapkan selamat atas pelantikannya. Semoga dapat bersinergi dengan pemeribtah kecamatan.

Faisal mengharapkan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan serta berlomba lomba mempercamtik dan memperindah halamannya.

Ketua MUI Bone, Prof Dr KH Muh Amir mengatakan, pelantikan ini sangat luar biasa yang dirangkaikan dengan pengajian bulanan Lokja Majelis taklim dan khatam Al Quran dengan program One Day One Sekolah.

“MUI Awangpone agar.menyelesaikan masalah dan jangan memunculkan masalah. Jagalah keberagaman dan jangan terjadi perpecahan,” pesan Prof Amir, seraya menambahkan, MUI itu pelayan umat. Di mana mana ada kegiatan sebaiknya hadir MUI.

BACA JUGA:  Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Korban Hanyut di Sungai Minrajeng

Selanjutnya, kata Prof Amir, MUI itu payung umat. Jangan sampai payungnya bocor. Tolong sscepatnya buat program kerja, seperti membuat jadwal khutbah Jumat, safari subuh, safari magrib, dan kegiatan keagamasn lainnya.

Pada kesempatan itu, Sekretaris MUI Bone, Prof Nursyirwan didaulat membawakan ceramah pengajian.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan pembacaan doa oleh Kepala KUA Awangpone H Abdurahim Riduang, S.Ag, M.Hi.

Penulis : H A Asdar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.