SINJAI, TRIBUNBONEONLINE.COM–Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKG MI) Kabupaten Sinjai menggelar Workshop Optimalisasi Kokurikuler Madrasah di Hotel Rofina Sinjai, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 16.30 WITA ini mengusung tema “Perencanaan Kegiatan Kreatif Dengan Kurikulum Berbasis Cinta”.
Workshop ini secara resmi menghadirkan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kementerian Agama Kabupaten Sinjai, Pengawas Madrasah Ibtidaiyah, serta jajaran Kelompok Kerja Kepala Madrasah Ibtidaiyah (KKMI).
Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Amrin Hamid, S.Si, M.Pd, Widyaiswara Madya pada Balai Diklat Keagamaan (BDK) Makassar. Amrin Hamid membekali para peserta dengan materi mendalam terkait pengimplementasian kegiatan kokurikuler di madrasah, penyusunan modul, perancangan asesmen, hingga praktik pembuatan dokumen secara langsung.
Ketua panitia, Hadrawati, S.Pd melaporkan, antusiasme peserta sangat luar biasa. Meski awalnya dirancang khusus untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), workshop ini juga menarik perhatian para pendidik dari jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA). “Tercatat 152 guru dari 24 madrasah terdaftar dan hadir mengikuti seluruh rangkaian acara. Tingginya partisipasi lintas jenjang ini menjadi bukti nyata bahwa materi perencanaan kokurikuler berbasis pendekatan aplikatif amat dibutuhkan oleh para guru madrasah saat ini,” ungkap Hadrawati.
Sepanjang kegiatan, peserta tampak aktif berdiskusi dan melakukan simulasi penyusunan perangkat kokurikuler secara mandiri maupun kelompok. Melalui pelatihan ini, KKG MI Kabupaten Sinjai mendorong para pendidik untuk segera merealisasikan gagasan “Kurikulum Berbasis Cinta” ke dalam kegiatan kokurikuler sehari-hari, sehingga pembelajaran di madrasah tidak hanya makin kreatif, tetapi juga lebih humanis dan menyentuh kebutuhan siswa. (Myl)









