Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas Edukasi Postur Ergonomis kepada Murid SD Lewat Program “Postur Tepat, Anak Hebat”

oleh -82 x dibaca

SIDRAP, TRIBUNBONEONLINE.COM–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (UNHAS) melaksanakan program kerja “Postur Tepat, Anak Hebat: Edukasi Postur Ergonomis pada murid Sekolah Dasar” di SD Negeri 1 Amparita dan SD Negeri 2 Amparita.

Kegiatan yang berlangsung pada 30–31 Juli 2026 ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran murid mengenai pentingnya menjaga postur tubuh yang benar sejak dini untuk mencegah gangguan pada sistem muskuloskeletal, khususnya tulang belakang.

Program dilaksanakan pada Kamis, 30 Juli 2026 di SD Negeri 1 Amparita Kab Sidrap dan dilanjutkan pada Jumat, 31 Juli 2026 di SD Negeri 2 Amparita pukul 08.00–10.00 WITA.

Sasaran kegiatan adalah murid kelas V sekolah dasar yang berada pada masa pertumbuhan, sehingga pembentukan kebiasaan postur yang baik menjadi penting untuk mendukung pertumbuhan tulang dan otot secara optimal.

Program ini diprakarsai St. Suleha Ali, mahasiswa Program Studi Fisioterapi Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya kebiasaan postur yang kurang tepat pada anak usia sekolah, seperti duduk membungkuk, berdiri dengan posisi yang tidak seimbang, serta membawa tas sekolah yang terlalu berat. Apabila dilakukan secara terus-menerus selama masa pertumbuhan, kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko gangguan postur, seperti kifosis, lordosis, maupun skoliosis. Oleh karena itu, mahasiswa memperkenalkan prinsip-prinsip ergonomi sederhana yang dapat diterapkan murid dalam aktivitas sehari-hari sebagai upaya promotif dan preventif untuk menjaga kesehatan tulang belakang sejak dini.

BACA JUGA:  SDN 23 Jeppe'e Laksanakan Pembagian Raport Murid Semester Genap TP 2023/2024

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengisian kuesioner pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta mengenai postur ergonomis. Selanjutnya, mahasiswa memberikan edukasi menggunakan media PowerPoint dan poster yang membahas posisi duduk, berdiri, berjalan, serta cara membawa tas sekolah yang benar sesuai prinsip ergonomi.

Suasana pembelajaran berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan demonstrasi langsung. Mahasiswa tidak hanya menjelaskan materi, tetapi juga mengajak murid mempraktikkan posisi tubuh yang benar dalam aktivitas sehari-hari.

“Siapa yang kalau belajar di kelas sering duduk membungkuk atau memiringkan badan?” tanya St. Suleha Ali kepada para peserta.

Sejumlah murid mengacungkan tangan dan mengakui masih memiliki kebiasaan tersebut. Menanggapi hal itu, St. Suleha Ali menjelaskan, posisi duduk yang salah dan dilakukan secara berulang dapat meningkatkan beban pada tulang belakang. Ia kemudian mengajak seluruh peserta mempraktikkan posisi duduk ergonomis dengan punggung bersandar pada kursi, kedua kaki menapak di lantai, serta pandangan lurus sejajar dengan meja belajar.

BACA JUGA:  Monitoring Persemaian Benih Sistem Hidroponik di SMP Negeri 1 Kahu: Langkah Konsisten Menuju Sekolah Adiwiyata

Antusiasme murid terlihat sepanjang kegiatan. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti simulasi, serta berdiskusi mengenai kebiasaan postur yang sering dilakukan di sekolah maupun di rumah.

Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pengisian post-test dan mini kuis. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman murid mengenai prinsip postur ergonomis setelah mengikuti edukasi. Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa juga memberikan suvenir kepada peserta yang aktif selama sesi pembelajaran.

Menurut St. Suleha Ali, masa sekolah dasar merupakan periode penting dalam pertumbuhan tulang dan otot sehingga pembiasaan postur tubuh yang benar perlu dilakukan sejak dini.

“Semoga edukasi ini dapat membantu murid memahami pentingnya menjaga postur tubuh yang baik dalam aktivitas sehari-hari. Kebiasaan sederhana seperti duduk, berdiri, berjalan, dan membawa tas dengan benar dapat menjadi langkah awal untuk mencegah gangguan muskuloskeletal di masa mendatang,” harapnya.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, tim KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin menyerahkan poster edukasi postur ergonomis kepada SD Negeri 1 Amparita dan SD Negeri 2 Amparita. Poster tersebut dipasang di lingkungan sekolah sebagai media edukasi sekaligus pengingat bagi siswa agar terus menerapkan kebiasaan postur yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:  Dua Siswa SMA 8 Bone Ikuti Jambore Generasi Hijau 2025 di Jakarta

Pihak sekolah menyambut baik pelaksanaan program ini karena memberikan pengetahuan yang dapat langsung diterapkan oleh murid dalam aktivitas belajar, baik di sekolah maupun di rumah.

Melalui kolaborasi antara Universitas Hasanuddin dan sekolah, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan menjaga postur tubuh yang baik sejak usia dini serta meningkatkan kesadaran murid akan pentingnya menjaga kesehatan sistem muskuloskeletal selama masa pertumbuhan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin 69 berharap edukasi yang diberikan tidak hanya meningkatkan pengetahuan murid tetapi juga membentuk kebiasaan menjaga postur tubuh yang baik sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah diharapkan dapat terus berlanjut melalui berbagai program promotif dan preventif guna mendukung terwujudnya generasi yang lebih sehat dan berkualitas. (*/Asdar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.