PONRE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Salampe melaksanakan edukasi literasi keuangan bertajuk “Aku Rajin Menabung” kepada murid kelas 5 dan 6 SD Negeri 191 Salampe, Desa Salampe, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, pada Senin (27/7/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan Ajirur Rahman, mahasiswa Program Studi Manajemen, sebagai bagian dari program kerja KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin.
Kegiatan edukasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran murid mengenai pentingnya menabung serta membangun kebiasaan mengelola uang secara bijak sejak dini. Melalui kegiatan ini, murid diajak memahami bahwa menabung merupakan kegiatan menyisihkan sebagian uang yang dimiliki untuk disimpan dan digunakan pada waktu yang akan datang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemberian pre-test kepada murid untuk mengetahui pemahaman awal mengenai konsep menabung dan manfaatnya. Selanjutnya, materi edukasi disampaikan mengenai pengertian menabung, alasan pentingnya menabung, serta manfaat menabung dalam kehidupan sehari-hari. Murid diberikan pemahaman bahwa menabung dapat membantu mempersiapkan kebutuhan di masa depan, menghadapi keadaan darurat, dan mencapai tujuan keuangan.
Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai manfaat menabung, seperti menyiapkan kebutuhan masa depan, melatih hidup hemat, menghindari pemborosan, dan menyediakan dana untuk menghadapi keadaan darurat. Murid juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya membiasakan diri menabung sejak dini karena kebiasaan tersebut dapat membantu membentuk kemampuan mengelola uang dengan baik serta meningkatkan kedisiplinan dalam menggunakan uang.
Dalam kegiatan tersebut, murid juga diperkenalkan dengan beberapa tempat yang dapat digunakan untuk menabung, seperti celengan, koperasi sekolah, dan bank yang menyediakan layanan tabungan. Selain itu, lanjut Ajirur Rahman, murid diberikan pemahaman mengenai dampak tidak menabung, yaitu dapat menyebabkan kesulitan ketika harus memenuhi kebutuhan mendadak dan kurang siap menghadapi kebutuhan di masa depan.
Untuk memperkuat pemahaman murid, kegiatan edukasi dilaksanakan secara interaktif dengan melibatkan murid dalam diskusi dan tanya jawab mengenai pengalaman menabung dalam kehidupan sehari-hari. Murid diajak untuk memahami bahwa kebiasaan menabung dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menyisihkan sebagian uang saku secara rutin dan menghindari pengeluaran yang tidak diperlukan.
Kegiatan edukasi kemudian diakhiri dengan pemberian post-test sebagai bagian dari evaluasi kegiatan. Evaluasi tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai pengetahuan murid terkait pengertian menabung, manfaat menabung, pentingnya menabung sejak dini, tempat menabung, serta dampak yang dapat terjadi apabila tidak membiasakan diri menabung.
Ajirur Rahman menanbahkan, melalui kegiatan edukasi “Aku Rajin Menabung”, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin berharap murid SD Negeri 191 Salampe dapat memahami pentingnya menabung dan mulai membangun kebiasaan mengelola uang secara bijak sejak dini. Kebiasaan menabung diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi murid untuk belajar hidup hemat, menghindari pemborosan, serta mempersiapkan kebutuhan di masa depan. (*/Asdar)








