WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Lomba Shalawat Gema Muharram 1448 Hijriah tingkat Kabupaten Bone berlangsung meriah di Aula Utama IAIN Bone, Sabtu (4/7/2026). Kegiatan yang mengangkat tema “Dalam Harmoni Shalawat, Kita Eratkan Ukhuwah dan Menyambut Muharram Penuh Berkah” menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus syiar Islam melalui lantunan shalawat.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi Majelis Taklim Asmaul Husnah NU, Dharma Wanita Persatuan IAIN Bone, dan Fatayat NU Bone, serta diikuti 12 majelis taklim perwakilan Kantor Urusan Agama (KUA) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bone.
Ketua Panitia, Hj. Martang, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam menjadi momentum untuk semakin mencintai dan meneladani Rasulullah SAW melalui lantunan shalawat.
“Melalui kegiatan ini kita berharap semangat Tahun Baru Islam dapat diisi dengan syiar shalawat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Terima kasih kepada seluruh sponsor, donatur, dan semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Setiap tim menampilkan kolaborasi sembilan hingga sebelas peserta dengan balutan busana khas masing-masing. Penampilan yang kompak dipadukan dengan lantunan shalawat yang merdu menghadirkan suasana religius sekaligus penuh semangat kebersamaan.
Mewakili Rektor IAIN Bone, Prof. Dr. Ridhwan, S.Ag., M.Ag., yang membuka kegiatan tersebut mengapresiasi sinergi tiga organisasi dalam menyelenggarakan Gema Muharram. Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi contoh positif dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Menurutnya, geliat organisasi Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Bone semakin mendapat respons positif dari masyarakat melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat.
“Semoga Gema Muharram ini semakin mempererat persatuan, persaudaraan, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” harapnya.
Pada kesempatan yang sama, Prof. Ridhwan juga menyampaikan tausiah mengenai sejarah penetapan 1 Muharram sebagai Tahun Baru Islam serta makna peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk melakukan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone, H. Ahmad Yani, S.Ag., M.Ag., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai sinergi antara majelis taklim, penyuluh agama, dan KUA menjadi modal penting dalam memperkuat pembinaan keagamaan di masyarakat.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga kolaborasi antara majelis taklim, penyuluh agama, dan KUA semakin kuat dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat,” katanya.
Ahmad Yani juga mengungkapkan rencana menjadikan lomba shalawat sebagai agenda yang lebih besar pada peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama mendatang dengan hadiah yang lebih menarik.
Adapun hasil lomba menetapkan Majelis Taklim Kecamatan Tanete Riattang Timur sebagai Juara I, disusul Kecamatan Awangpone sebagai Juara II, dan Kecamatan Cina sebagai Juara III. Harapan I diraih Kecamatan Palakka, Harapan II Kecamatan Ponre, Harapan III Kecamatan Cenrana, sementara kategori Favorit diraih Kecamatan Kajuara.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tanete Riattang Barat, Ketua Majelis Taklim Asmaul Husnah NU Kabupaten Bone Hj. Murni, S.Ag., M.Pd., Ketua 1 MTNU Nyai Khadijah, S.Ag., MH., Ketua Fatayat NU Bone Hastang Nur, S.Pd.I., M.Pd., Ketua Dharma Wanita Persatuan IAIN Bone Hj. Erni Irawati, S.Pd., para Kepala KUA, pengurus majelis taklim, panitia, serta tamu undangan lainnya.
Melalui Gema Muharram 1448 Hijriah, semangat syiar Islam tidak hanya diwujudkan melalui kompetisi shalawat, tetapi juga menjadi ruang memperkuat ukhuwah, kolaborasi, dan nilai-nilai kebersamaan di Kabupaten Bone. (Sugi)








