Tim Mannennungeng Jajaki Kemitraan Strategis dengan Platform Pertanian Digital untuk Petani Bone

oleh -107 x dibaca

BONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Universitas Hasanuddin melakukan audiensi dengan salah satu platform ekosistem pertanian digital guna menjajaki peluang kemitraan strategis bagi petani binaan di Desa Kajaolaliddong, Kabupaten Bone. Pertemuan ini menjadi langkah awal membuka akses petani terhadap teknologi, pendampingan usaha, dan skema pembiayaan yang lebih fleksibel.

Tim yang dipimpin oleh Fadel Muhammad S. (Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026) dan Aydil Fitra Mulya (Ketua Umum UKM KPI Unhas) memaparkan program “Mannennungeng: Smart Hydro Loop” yang saat ini berjalan di desa tersebut. Dalam pertemuan, tim menyampaikan kebutuhan petani binaan akan akses terhadap alat dan mesin pertanian (alsintan), pendampingan teknis, serta digitalisasi usaha tani guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi.

BACA JUGA:  Seorang Pria Ditemukan Tewas Tertelungkup di Saluran Drainase

Perwakilan platform pertanian digital, Baharuddin, S.P. dari Maxxi Tani, menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama. Dalam pertemuan itu, ditawarkan berbagai skema kemitraan, mulai dari penyediaan alsintan dan sarana produksi, pendampingan teknis, hingga skema pembayaran setelah panen yang dapat meringankan beban modal petani. “Kami melihat potensi besar dari program Mannennungeng. Kami siap mendampingi petani binaan secara menyeluruh, dari persiapan lahan hingga pascapanen,” ujarnya.

Ketua Tim PPK Ormawa menyampaikan apresiasinya atas sambutan tersebut. “Kemitraan ini akan membuka akses petani binaan kami terhadap teknologi dan pendampingan yang selama ini sulit dijangkau. Dengan dukungan yang terintegrasi, kami optimis produktivitas dan efisiensi usaha tani di Desa Kajaolaliddong dapat meningkat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Ops Keselamatan, Satlantas Polres Bone Kembali Gelar Ramp Check Bus Cegah Kecelakaan

Ketua Umum UKM KPI Unhas menambahkan bahwa kemitraan ini sejalan dengan visi organisasi dalam menghadirkan solusi berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Dosen pendamping juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai fondasi terciptanya ekosistem pertanian yang tangguh dan mandiri.

Audiensi ini menjadi salah satu rangkaian program Mannennungeng yang bertujuan memperluas akses petani binaan terhadap teknologi dan pasar. Diharapkan, petani di Desa Kajaolaliddong dapat semakin mandiri dan produktif dalam mengelola usaha taninya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.