WATAMPONE, TRIBUNBONEONLINE.COM–Gugus Depan (Gudep) 21.001–21.002 Pangkalan SDN 22 Jeppe’e Kecamatan Tanete Riattang Barat melaksanakan Perkemahan Satu Hari (Persari) dan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) di kompleks SDN 22 Jeppe’e pada 20–21 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan karakter murid melalui pendidikan kepramukaan.
Persari dan Persami diikuti oleh murid -murid SDN 22 Jeppe’e dengan berbagai rangkaian kegiatan edukatif, seperti upacara pembukaan, permainan kepramukaan, lomba ketangkasan, penjelajahan, api unggun, pentas seni, hingga kegiatan ibadah dan bakti lingkungan.
Seluruh kegiatan dirancang untuk menumbuhkan sikap disiplin, mandiri, bertanggung jawab, serta memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong.
Majelis Pembimbing Gugus Depan SDN 22 Jeppe’e, Juraeje, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa kegiatan kepramukaan merupakan sarana yang efektif untuk membentuk karakter murid sejak dini.
“Kegiatan Persari dan Persami bukan sekadar berkemah, tetapi menjadi wahana pendidikan karakter. Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma agar menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap murid -murid tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, cinta tanah air, serta peduli terhadap sesama dan lingkungan,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka sangat penting untuk mendukung pembelajaran di sekolah sekaligus mempersiapkan generasi muda yang berintegritas dan berakhlak mulia.
Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti setiap materi dan perlombaan yang telah disiapkan oleh para pembina. Selain melatih keterampilan kepramukaan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antar peserta serta membangun jiwa kepemimpinan dan rasa percaya diri.
Melalui kegiatan ini, Gudep 21.001–21.002 Pangkalan SDN 22 Jeppe’e berharap nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma tidak hanya dipahami oleh peserta, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, keluarga, maupun masyarakat. (Tamzil)








