Tradisi Tetap Terjaga, Jemaah Haji Perempuan Asal Bone Tampil Anggun dengan Busana Khas Saat Kepulangan Kloter 06 UPG

oleh -33 x dibaca

MAROS, TRIBUNBONEONLINE.COM– Kepulangan ratusan Jemaah Haji Kloter 06 UPG asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, diwarnai dengan nuansa budaya yang kental. Setibanya di tanah air, para jemaah tidak langsung menuju kampung halaman, melainkan terlebih dahulu singgah di sebuah lokasi untuk berganti pakaian dan mempersiapkan diri sebelum bertemu keluarga serta masyarakat yang telah menanti kedatangan mereka.

Pemandangan menarik terlihat pada jemaah haji perempuan yang mengenakan busana khas sebagai identitas dan kebanggaan budaya daerah. Busana yang dikenakan tampak mewah dengan hiasan manik-manik serta ornamen berkilau atau dikenal masyarakat sebagai busana “bling-bling”, yang menjadi ciri khas penyambutan dan kepulangan jemaah haji di sejumlah daerah di Bone.

BACA JUGA:  Tiga Hari Pencarian, Korban Tenggelam Di Perairan Teluk Bone Ditemukan

Sebelum mengenakan busana tersebut, para jemaah haji, singgah disebuah warung family 2 di Desa Limpoccoe, Kec. Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan Jumat malam, 5 Juni 2026. Jamaah haji perempuan terlebih dahulu berdandan dan merapikan penampilan. Proses pergantian pakaian dilakukan dengan penuh antusias sebagai bagian dari tradisi yang telah lama melekat dalam budaya masyarakat Bugis saat menyambut kepulangan dari Tanah Suci.

Sementara itu, jemaah haji laki-laki terlihat lebih sederhana dalam mempersiapkan diri. Mereka hanya berganti pakaian seragam perjalanan dengan jubah putih dan penutup kepala yang identik dengan busana Timur Tengah. Penampilan tersebut memberikan kesan religius sekaligus menjadi simbol perjalanan spiritual yang telah mereka tuntaskan selama menunaikan ibadah haji di Arab Saudi.

BACA JUGA:  Satlantas Polres Bone Jaring Puluhan Pelanggar Dalam Ops Patuh Hari Ke-9

Kehadiran para jemaah dengan busana khas masing-masing menjadi daya tarik tersendiri dan menambah semarak suasana kepulangan. Selain sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran ibadah haji.

 

 

Tangis haru, senyum bahagia, dan pelukan hangat keluarga menyambut kedatangan para tamu Allah tersebut. Kepulangan Jemaah Haji Kloter 06 UPG asal Kabupaten Bone pun menjadi momen penuh kebahagiaan yang tidak hanya bernilai religius.

 

Menurut salah seorang penata rias Irmayanti yang setiap musim haji dia dipercaya merias dan mendandani jamaah haji Perempuan asal kabupaten Bone. “Saya teman-teman setiap tahun selalu ditugaskan untuk merias dan mendandani jamaah haji Perempuan sebelum pulang kampung halamannya masing-masing.”ujar perempuan muda ini, saat ditemui tribunboneoneline.com.

BACA JUGA:  Tudang Sipatangngareng, Andi Amran Sulaiman: Kita Semua Bersaudara, Berikan yang Terbaik untuk Rakyat Bone

 

Penulis: Amry Amas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.