Ketua Kloter 6 UPG Menangis Haru: Saya Tak Menyangka Pelayanan Pemerintah Sebegini Baik

oleh -93 x dibaca

MAKKAH, TRIBUNBONEONLINE.COM–Di tengah hiruk-pikuk lautan manusia berpakaian ihram putih di Tanah Suci, seorang ketua kloter tak kuasa menahan air matanya. Bukan karena lelah mengemban amanah, melainkan karena terharu melihat begitu besarnya perhatian dan pelayanan yang diberikan pemerintah kepada jamaah haji Indonesia.

Alimin, Ketua Kloter 6 embarkasi UPG, Jumat, 28 Mei 2016 menyaksikan sendiri betapa para tamu Allah dimuliakan dengan pelayanan yang penuh kesungguhan. Mulai dari keberangkatan, konsumsi, transportasi, pelayanan kesehatan, hingga pendampingan ibadah, semuanya telah dipersiapkan dengan matang demi kenyamanan dan kekhusyukan jamaah.

BACA JUGA:  Survei Litbang Kompas: 71,5 Persen Puas Dengan Kinerja Kementan

“Saya melihat sendiri bagaimana para jamaah dilayani dengan hati. Banyak di antara mereka yang terharu. Ada yang meneteskan air mata karena baru pertama kali naik pesawat, ada pula lansia yang merasa sangat diperhatikan di usia senja mereka,” ujar Alimin dengan suara yang sesekali tertahan haru.

Tak sedikit jamaah yang menyampaikan kekagumannya. “Pak Ketua… kami tidak menyangka pelayanannya seperti ini,” kata mereka. Ungkapan syukur juga kerap terdengar: “Alhamdulillah, pemerintah tidak membiarkan kami berjalan sendiri.”

Alimin mengakui, ia pun ikut menangis. Tangisannya lahir dari rasa syukur yang mendalam. Di balik setiap hidangan makanan, setiap bus yang tiba tepat waktu, dan setiap perhatian kesehatan yang diberikan, terdapat kerja keras serta pengorbanan para petugas yang bekerja siang dan malam.

BACA JUGA:  Bupati Bone Buka Puasa Bersama Mahasiswa Arab Saudi Asal Bone di Mekkah

“Kadang kita terlalu mudah melihat kekurangan kecil, namun lupa mensyukuri begitu banyak kebaikan besar yang telah diberikan,” tuturnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Alimin menyampaikan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji. Ia berdoa agar setiap pengabdian menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, dan seluruh jamaah haji Indonesia dapat pulang dengan predikat haji mabrur dan mabruroh.

“Di Tanah Suci ini saya belajar satu hal: pelayanan yang dilakukan dengan ikhlas akan selalu sampai ke hati,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Amran Sulaiman Masuk Daftar Menteri Terbaik

Kisah Ketua Kloter 6 UPG ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa di balik penyelenggaraan haji yang begitu kompleks, terdapat dedikasi dan keikhlasan yang menyentuh jiwa para jamaah.

Penulis: Amry Amas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.