Kegiatan Kokurikuler Berkebun, SDI 5/81 Waetuwo Tanamkan Kemandirian Pangan

oleh -93 x dibaca

TANETE RIATTANG TIMUR, TRIBUNBONEONLINE.COM–UPT SDI 5/81 Waetuwo Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pembelajaran berbasis praktik melalui kegiatan kokurikuler berkebun. Kegiatan ini merupakan bagian dari pemanfaatan lahan sekolah sekaligus implementasi mata pelajaran Muatan Lokal (Mulok) Ketahanan Pangan Lokal, yang berfokus pada pengenalan dan penanaman tanaman lokal.

Kegiatan berkebun ini dilaksanakan secara rutin setiap Sabtu dengan melibatkan seluruh murid dan guru. Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak untuk mengenal berbagai jenis tanaman lokal, memahami cara menanam yang baik, serta merawat tanaman hingga siap dipanen.

BACA JUGA:  Danramil 11/Barebbo Tinjau Lokasi Pasca Kebakaran di Kompleks Pasar Kading

Kepala UPT SDI 5/81 Waetuwo, Nurwina, S.Pd, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai kemandirian, kepedulian terhadap lingkungan, serta meningkatkan pemahaman murid tentang pentingnya ketahanan pangan sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, murid tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga langsung mempraktikkan bagaimana cara menanam dan merawat tanaman lokal. Ini menjadi bekal penting bagi mereka untuk memahami pentingnya ketahanan pangan di lingkungan sekitar,” ujarnya. Sabtu (18/04/26).

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pemanfaatan lahan sekolah sebagai kebun edukatif juga menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan dan kontekstual bagi murid. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap potensi lokal serta membangun kebiasaan hidup sehat dan produktif.

BACA JUGA:  Danramil 11/Barebbo Laksanakan Kegiatan Karya Bakti Pembersihan Selokan di Pasar Utama Desa Kading

Dengan adanya kegiatan kokurikuler berkebun ini, UPT SDI 5/81 Waetuwo berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan hidup dan kepedulian terhadap lingkungan serta ketahanan pangan lokal. (Tamzil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.