SINJAI, TRIBUNBONEONLINE.COM– Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sinjai terus menggencarkan sosialisasi Sensus Ekonomi (SE) 2026, Kamis (2/4/2026). Sosialisasi digelar Salah satunya di Bagian Administrasi Perekonomian, Sekretariat Daerah Kabupaten Sinjai.
Ketua Tim Pelaksana SE 2026, Amrullah menyebut sensus ini merupakan pendataan ekonomi terbesar dan terlengkap di Indonesia yang dilaksanakan setiap 10 tahun oleh BPS. SE 2026 akan menghasilkan data ekonomi terkini, akurat dan komprehensif sebagai dasar kebijakan dan perencanaan pembangunan.
“SE 2026 mencakup 19 dari 21 lapangan usaha dan dilaksanakan di seluruh Indonesia, meliputi seluruh skala usaha dari mikro hingga besar,” katanya di hadapan para pegawai Bagian Administrasi Perekonomian.
Tahapan Komunikasi, Koordinasi, Diplomasi dan mengisi Bareng kuesioner berlangsung Mei–Agustus 2026. Pelaku usaha yang belum menerima email pengisian mandiri akan didata langsung oleh petugas pada 15 Juni–31 Agustus 2026.
Isu yang diangkat meliputi daya saing usaha, kontribusi UMKM, ekonomi digital dan lingkungan, serta strategi pengembangan dan peluang pasar.
Hasil sensus bermanfaat bagi pemerintah sebagai dasar kebijakan dan evaluasi, bagi pelaku usaha untuk strategi dan investasi, bagi peneliti untuk riset berbasis data, serta bagi masyarakat dalam mengakses data dan manfaat kebijakan.
Data yang dihasilkan mencakup potret struktur ekonomi nasional, informasi sektoral menurut skala usaha dan wilayah, serta analisis ekonomi digital dan lingkungan.
BPS Sinjai akan merekrut lebih dari 200 petugas lapangan di 9 kecamatan, dari mitra BPS dan mahasiswa. Rekrutmen dibuka pertengahan April hingga pekan kedua Mei 2026, dengan pelatihan paling lambat minggu kedua Juni 2026.
Sosialisasi sebelumnya telah dilakukan di delapan kantor camat dan OPD, termasuk forum musrenbang dan pertemuan penyuluh pertanian. Dukungan Bupati Sinjai juga disampaikan melalui video di videotron dalam kota. LSee








