Semarak Ramadan, Murid UPT SD Inpres 10/73 Waetuo Awali Pelajaran PAI dengan Pembacaan Al-Qur’an

oleh -143 x dibaca

TANETE RIATTANG BARAT, TRIBUNBONEONLINE.COM– Murid UPT SD Inpres 10/73 Waetuo, Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone, melaksanakan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebelum memulai pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut berlangsung di kelas 5 pada Jumat (27/2/26).

Suasana belajar tampak lebih khusyuk dan penuh semangat. Sebelum materi PAI dimulai, para murid secara bersama-sama membaca ayat suci Al-Qur’an yang dipandu oleh guru. Kegiatan ini menjadi pembeda dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, karena di bulan suci Ramadan pembelajaran diawali dengan tadarus Al-Qur’an sebagai bentuk peningkatan keimanan dan ketakwaan.

BACA JUGA:  Ops Keselamatan, Polantas Bone Survey Lingkungan Jalan Membahayakan, Begini Tujaannya

Plt Kepala UPT SD Inpres 10/73 Waetuo, Arsidah, S.Pd mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya sekolah dalam menanamkan nilai-nilai religius kepada murid, khususnya di bulan yang penuh berkah.

“Bulan Ramadan adalah momentum yang sangat baik untuk membiasakan anak-anak lebih dekat dengan Al-Qur’an. Melalui pembacaan ayat suci sebelum belajar PAI, kami berharap murid semakin mencintai Al-Qur’an dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, Guru PAI UPT SD Inpres 10/73 Waetuo, Sakkatang, S.PdI. Gr menyampaikan bahwa kegiatan tadarus sebelum pembelajaran membuat suasana kelas lebih tenang dan membantu murid lebih fokus menerima materi.

BACA JUGA:  Ketua PGRI Purnabakti Bone Manfaatkan Terapi Air Laut Bajoe untuk Kesehatan dan Silaturahmi, Ikhtiar Sehat dan Kebersamaan di Dermaga Bajoe

“Di bulan suci Ramadan ini, pembelajaran PAI kami awali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an agar murid-murid tidak hanya memahami teori, tetapi juga membiasakan diri berinteraksi langsung dengan Al-Qur’an. Alhamdulillah, murid sangat antusias dan semangat mengikuti kegiatan ini,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan nilai-nilai spiritual yang ditanamkan selama Ramadan dapat terus melekat dan menjadi kebiasaan baik bagi siswa, tidak hanya di bulan Ramadan tetapi juga pada bulan-bulan berikutnya.  (Tamzil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

No More Posts Available.

No more pages to load.